Update Jiwasraya: Ada Direksi Bolak-Balik Diperiksa Kejagung!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
09 April 2020 20:07
Kejaksaan Agung (Kejagung) melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Agung (Kejagung) melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Hari Setiyono menyebut, para saksi tersebut akan dicari informasi dalam keterkaitannya dengan para tersangka yang sudah ditetapkan Kejagung.

"Penyidik terus mencari informasi yang dapat mengungkap kasus ini, termasuk dari para saksi yang dihadirkan hari ini," kata Hari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4).


Hari ini saksi yang diperiksa sebanyak dua orang, yang merupakan direksi dua perusahaan yang berbeda. "Kedua orang saksi yang diperiksa semuanya merupakan merupakan pemeriksaan tambahan atas pemeriksaan sebelumnya masih dianggap belum cukup atau terdapat hal-hal yang perlu ditanyakan kembali berdasarkan petunjuk Penuntut Umum pada Direktorat Penuntutan JAM Pidsus Kejagung RI," sebut Hari.



Salah satu saksi yang diperiksa hari ini sudah bolak-balik ke gedung Bundar Jampidsus Kejagung menjalankan pemeriksaan. Sedikitnya, ia sudah empat kali dicecar oleh Penyidik Kejagung. Mulai dari yang pertama pada 22 Januari hingga 30 Maret lalu. Saksi ini sempat tercatat mangkir pada undangan pemeriksaan sebelumnya.

"Pemeriksaan para saksi kali ini selain untuk memenuhi petunjuk Penuntut Umum atas berkas perkara HP, SMY dan HR, keterangan para saksi ini juga digunakan untuk pembuktian berkas perkara atas nama Tersangka BT, HH dan JHT yang masih dalam proses pemberkasan," sebut Hari.

Enam nama inisial di atas sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejagung. Mereka adalah Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Direktur Keuangan Jiwasraya Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo.

Kemudian Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan serta Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya

Kembangkan Kasus Jiwasraya, Kejagung Geledah Lokasi di DKI


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading