DPR Mau Bahas RUU Minerba di Tengah Corona, Ada Apa?

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
06 April 2020 13:05
Pekan lalu DPR layangkan surat ke ESDM minta rapat putuskan RUU Minerba, di tengah pandemi corona begini. Apa alasannya?
Jakarta, CNBC Indonesia - Surat undangan Komisi VII DPR RI yang ditujukan ke 5 kementerian untuk putuskan Revisi Undang-Undang Minerba pada pekan ini bocor. 
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun meminta rencana rapat kerja pembahasan RUU Minerba 8 April 2020 mendatang ditunda.

Menanggapi hal ini Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan penundaan ini disebabkan karena pihak pemerintah memerlukan pengkajian yang mendalam diinternal mereka.

Lebih lanjut dirinya mengatakan selama ini sudah dilakukan pembahasan dengan wakil-wakil dari pemerintah, namun belum disampaikan intens kepada menterinya karena semua tengah fokus pada virus corona (Covid-19). Dampaknya di level kementerian belum terjadi pendalamanan.


"Wakil-wakil yang hadir dalam pembahasan Panja Minerba belum secara intens melapor kepada menteri yang merupakan mengambil kebijakan. Kebetulan ada situasi force majeure ini. Fokus kementerian sekarang kan pada krisis covid-19 ini," ungkapnya saat dihubungi CNBC Indonesia, Senin, (06/04/2020).

DPR Mau Bahas RUU Minerba di Tengah Corona, Ada Apa?Foto: RUU Minerba (ist)




Sugeng kembali menegaskan jika di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sendiri tidak ada masalah dan sudah siap. Pihak Kementerian ESDM meminta penundaan ini untuk pembahasan masing-masing internal dan berkoordinasi lintas kementerian.

"Ini menyangkut lima kementerian, nggak ada apa-apa kok," imbuhnya. 

Sugeng menyebut penundaan ini akan berlangsung sekitar dua minggu.Rapat akan kembali dijadwalkan di atas tanggal 21 April 2020. Penjadwalan rapat kerja tanggal 8 April 2020, menurut Sugeng karena sudah sesuai denngan tahapan yang dilalui. "Itu kan sebuah tahapan setelah dibuka sidang paripurna sekarang secara resmi DPR kembali bekerja lantas mengagendakan rapat," tegasnya.

Hal senada disampaikan, Staf Khusus Menteri ESDM bidang Minerba Irwandi Arif. Menurutnya penundaan ini karena Covid-19 dan diperlukannya koordinasi antar kementerian.



"Iya karena kondisi Covid-19 dan perlunya koordinasi antar Kementerian," ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Senin, (6/04/2020).

Melalui surat tertanggal 3 April 2020, Kementerian ESDM menyampaikan permohonan penundaan rapat kerja. Dalam surat nomor 529/04/SJN.R/2020 yang didapatkan CNBC Indonesia disebutkan, merujuk pada surat Pimpinan DPR RI Nomor LG/04666/DPR RI/IV/2020 tanggal 1 April 2020 perihal Undangan Rapat Kerja, dengan ini kami sampaikan bahwa saat ini Pemerintah sedang menyelesaikan pembicaraan terkait RUU Minerba dengan inter Kementerian yang akan dikoordinir oleh Menko Bidang Perekonomian dan sekaligus sedang fokus dalam penanganan penyebaran Covid-19.

"Sehubungan dengan hal tersebut, mohon dengan hormat kiranya agenda Raker dimaksud dapat diagendakan kembali," pesan yang disampaikan dalam surat bertanda tangan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial.



(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading