Terkatung-katung di laut lepas, kapal pesiar Belanda MS Zaandam kini menjemput secercah cahaya. Hal itu menyusul sinyal yang diberikan Presiden AS Donald Trump untuk mengizinkan Zaandam merapat di Florida. (3/4/2020). AP/Lynne Sladky
Zaandam sebelumnya berangkat dari Argentina pada 7 Maret 2020 dan dijadwalkan mengakhiri perjalanannya di San Antonio, Chile, pada 21 Maret lalu. Akan tetapi, di tengah perjalanan dilaporkan beberapa penumpang terinfeksi virus corona dan empat orang di antaranya meninggal. AP/Lynne Sladky
Kapal pesiar itu mengangkut 200 orang dari berbagai negara seperti Inggris, Amerika, Kanada, Australia, Jerman, Italia, Prancis, Spanyol, Belanda, dan Selandia Baru. Per Senin (31/3/2020), sebanyak 76 penumpang dan 117 kru Zaandam menunjukkan gejala flu, termasuk delapan orang yang telah dinyatakan positif corona setelah menjalani tes. AP/Mike Stocker
Hampir dua per tiga dari penumpang yang telah lolos tes kesehatan dipindahkan ke kapal Belanda lainnya yaitu the Rotterdam. Saat ini, Zaandam membawa 1.050 penumpang dan kru, sementara the Rotterdam diisi 1.450 orang. AP/Mike Stocker
Terlihat beberapa petugas sedang membantu seorang pasien COVID-19 yang keluar dari kapal Zaandam untuk penanganan medis lebih lanjut. AP/Lynne Sladky
Kapal Pesiar Zaandam merupakan kapal mewah kesekian yang terinfeksi corona. Kasus corona di kapal pesiar pertama terjadi di Kapal Diamond Princess. AP/Wilfredo Lee