Peserta tabligh akbar berjalan menuju bus yang akan membawa mereka ke fasilitas karantina di daerah Nizamuddin, New Delhi, India, Selasa (31/3/2020). Para pejabat di seluruh India mencari ratusan orang lainnya yang menghadiri tabligh akbar tersebut. (AP Photo/Manish Swarup)
Lebih dari 1.000 orang peserta tabligh akbar dibawa polisi dengan bus dan 335 orang dirawat di rumah sakit sementara sisanya dipindahkan ke pusat karantina. (AP Photo/Manish Swarup)
Acara itu merupakan bagian dari Ijtima Jemaah Tabligh se-Asia yang dimulai pada akhir Februari, namun sebagian acara sudah dilakukan pada awal Maret. (AP Photo/Manish Swarup)
Para pejabat mengatakan sulit untuk mencari tahu berapa orang yang menghadiri acara itu. Tetapi mereka telah mulai melakukan pelacakan dan melakukan tes. Pejabat Delhi memperkirakan hampir 300 orang asing menghadiri pertemuan itu (AP Photo/Manish Swarup)
Panitia acara mengeluarkan pernyataan dan mengatakan mereka telah membatalkan acara dan meminta semua orang untuk meninggalkan masjid setelah Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan akan ada jam malam pada tanggal 22 Maret. Pihak penyelenggara mengatakan banyak jemaah yang pergi namun banyak pula yang terlantar di masjid karena negara-negara bagian mulai memberlakukan penutupan wilayah. (AP Photo/Manish Swarup)
Saat ini India menerapkan lockdown selama 21 hari dan menghentikan kendaraan umum beroperasi. (AP Photo/Manish Swarup)