Punya Insinyur Terbaik, Hutama Karya Jadi Pioner Konstruksi

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
26 March 2020 18:28
Punya Insinyur Terbaik, Hutama Karya Jadi Pioner Konstruksi Foto: proyek tol HUtama Karya
Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam beberapa hari ke depan PT Hutama Karya (Persero) akan genap berusia 59 tahun. Selama masa berkarya, perusahaan pelat merah ini telah menjadi pioner industri konstruksi melalui insinyur terbaiknya.

Kehadiran Hutama Karya juga menjadi tonggak sejarah berdirinya industri konstruksi Indonesia, dan menjadi pelopor penggunaan teknologi konstruksi beton pratekan pada saat pembangunan Jembatan Semanggi pada 1970. Terobosan tersebut dilakukan oleh salah satu Direktur Hutama Karya Soetami.



Insinyur terbaik perusahaan lainnya Tjokorda Raka Sukawati juga berhasil memecah memecah keruwetan saat awal masa pembangunan tol Cawang-Tanjung Priok pada 1980-an. Dia menciptakan metode landasan putar bebas hambatan bernama Sosrobahu, yang berhasil memecahkan dilema dalam membangun jalan tol dengan keterbatasan tempat dan biaya.


Tak berhenti di sana, Gedung DPR/MPR hingga Patung Monumen Dirgantara Pancoran menjadi saksi kualitas dan ketangguhan dari hasil kerja Hutama Karya. Berikutnya, kekuatan Jembatan Ampera dan Jembatan Youtefa yang terus berdiri hingga saat ini.

Pada 2006, Hutama karya juga mempelopori konstruksi pembangunan High Rise building melalui salah satu proyek terbaiknya yaitu pembangunan
Bakrie Tower.

Setelah terobosan-terobosan tersebut, Hutama Karya ditugaskan untuk membangun dan mengembangkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 2.765 km. Hingga saat ini sepanjang 500 km ruas tol di JTTS telah terbangun, dimana 368 km ruas tol telah
beroperasi penuh.

Beberapa ruas tol tersebut diantaranya adalah tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) sepanjang 140 km, tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terperka) sepanjang 189 km, tol Palembang-Indralaya (Palindra) sepanjang 22 km, dan tol Medan-Binjai (Medbi) sepanjang 17 km.



Tahun ini penyelesaian pembangunan JTTS terus berlanjut untuk beberapa ruas yang menjadi prioritas, diantaranya adalah ruas tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km dan konstruksinya sudah mencapai rata-rata 97%. Untuk ruas tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13,5 km yang progress pembangunannya telah mencapai rata-rata 99%, dan ruas tol Medan-Binjai seksi 1 sepanjang 6 km yang ditargetkan selesai pada
Juli 2020.


[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading