Hoax! Rusia Lepas Singa & Harimau Untuk Cegah Warga Keluar

News - dob, CNBC Indonesia
23 March 2020 11:02
Hoax! Rusia Lepas Singa & Harimau Untuk Cegah Warga Keluar
Jakarta, CNBC Indonesia- Jagat media sosial sempat ramai dengan sebuah post yang menyebutkan Presiden Rusia Vladimir Putin mengerahkan singa dan harimau untuk menakut-nakuti warga agar tidak keluar rumah di tengah wabah Corona.

Kabar soal Putin mengerahkan singa dan harimau untuk menekan warga Rusia agar tak keluar rumah itu muncul dalam sebuah foto. Dalam foto tersebut, tampak singa sedang berkeliaran di lampu merah pada tengah malam. Di atas foto itu, ada caption berbunyi 'Vladmir Putin has dropped 800 Lions and Tigers across the country to push people to stay at home.'



Dikutip dari detikcom yang mencoba menelusurinya melalui Google Image, ternyata banyak foto yang identik dengan foto tersebut. Kebanyakan foto diunggah pada 2017.


Namun, di situs berbagi gambar seperti Imgur.com, gambar ini diunggah pada 14 April 2016. Padahal, wabah virus Corona baru muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Selanjutnya pencarian dilakukan melalui kolom pencarian Google dengan memakai kata kunci 'lion' dan 'Jorissen ST'. Jorissen ST merupakan nama jalan yang tampak sekilas di dalam foto tersebut. Foto tersebut, ternyata pernah diberitakan oleh dailymail.co.uk, 15 April 2016 dalam berita berjudul 'Paws at the traffic lights! Giant male lion is seen prowling around the streets of South Africa's biggest city (but it's not as dangerous as you'd think)'.


Dalam berita dijelaskan bahwa singa tersebut memang sengaja dilepas di Kota Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel). Singa itu, menurut berita dailymail, bernama Columbus. Dia berasal dari salah satu kebun binatang di wilayah Afsel. Columbus dilepas untuk keperluan syuting.


[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading