Tenang! Pemerintah Siapkan 2.000 Kamar untuk Pasien Corona

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
19 March 2020 15:40
Rumah sakit darurat ini nantinya akan memanfaatkan fasilitas wisma atlet Kemayoran sebanyak dua tower.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menyiapkan 2.000 kamar untuk menampung orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) yang terjangkit virus corona (COVID-19). Rumah sakit darurat ini nantinya akan memanfaatkan fasilitas wisma atlet Kemayoran sebanyak dua tower.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan pembentukan rumah sakit darurat ini merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Rumah sakit darurat ini diharapkan akan dapat rampung pada pekan depan.

"Kemarin baru diputuskan wisma atlet 2 tower akan dijadikan rumah sakit untuk pasien corona, sekitar 2000 kamar. Ini kerja sama karena yang punya kan PUPR, ini lagi diperbaiki fisiknya dan strukturnya untuk rumah sakit, nanti beberapa lantai akan dipakai sebagai isolasi," kata Arya di Jakarta, Kamis (19/3/2020).



Untuk tahap pertama ini yang ditargetkan akan mulai bisa difungsikan minggu depan ini akan baru akan tersedia 1.000 kamar.

Dia menyebutkan, perbaikan fisik dan penyesuaian struktur wisma atlet ini ditangani oleh empat BUMN konstruksi, yakni PT PP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Pengelolaan rumah sakit ini nantinya akan diserahkan kepada PT Hotel Indonesia Natour (HIN), termasuk pengelolaan ruangan hingga sanitasi rumah sakit tersebut.

Sementara untuk tenaga kesehatan yang akan merawat pasien nantinya akan berasal dari holding rumah sakit BUMN ditambah dengan relawan.

[Gambas:Video CNBC]




Sementara itu, untuk pengadaan alat-alat kesehatan akan dilakukan secara keroyokan dari 25 BUMN. Beberapa BUMN tersebut antara lain:
  • PT Pertamina (Persero)
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
  • MIND ID
  • PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  • PT PLN (Persero)
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
  • PT Wijaya Karya Tbk (WIKA)
  • PT Pelindo II (Persero)
  • PT Pelindo III (Persero)
  • PT Pupuk Indonesia (Persero)
  • PT Angkasa Pura I (Persero)
  • PT Angkasa Pura II (Persero)
  • PT Pegadaian (Persero)
  • PT Hutama Karya (Persero)
  • PT Jasa Marga Tbk (JSMR)
  • PT Jasa Raharja (Persero)
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading