JK: Indonesia Terlambat Tangani COVID-19 Secara Tepat!

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
19 March 2020 06:48
JK mencontohkan penanganan COVID-19 di Korea Selatan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kembali buka suara perihal Covid-19. Menurut JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, banyak negara tidak siap dan tidak menganggap serius wabah tersebut.

"Kita juga agak telat menanganinya secara tepat. Minggu terakhir ini saya yakin pemerintah sudah mengetahui masalah dan menjalankan prosedur," ujarnya dalam program Mata Najwa yang disiarkan langsung di Trans 7, Rabu (18/3/2020) malam.

Salah satu keterlambatan RI, menurut JK yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia dan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, perihal tes banyak orang. Padahal aspek ini krusial dalam penanganan Covid-19.


"Kalau di Korea Selatan misalnya tesnya 200 ribu tentu ditemukan juga 8 ribu. Angka di Indonesia ini bukti kurangnya orang dites dan kurangnya lab. Maka yang ditemukan tidak banyak," kata JK.

"Kalau kita mengacu ke Korea Selatan, dia (Korsel) memang tidak membuat lockdown tapi dia cek massal dan setiap orang yang keluar rumah harus pakai masker. Dia mengikuti pergerakan orang dengan teknologi lewat handphone," lanjutnya.

Politikus senior Partai Golongan Karya ini bahkan menilai pelaksanaan di Tanah Air 'serba tanggung'.



"Untuk itu harus tes lebih banyak lagi. Kita beri kesempatan juga bagi yang tidak mampu agar bisa tes Covid-19," ujar JK.

Kemarin, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan ada penambahan 55 pasien positif Covid-19 pada periode 17 Maret 2020 pukul 12.00 WIB hingga 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB. Dengan demikian, sampai dengan Rabu (18/3/2020) pukul 12.00 WIB, ada 227 kasus positif Covid-19 di Tanah Air. Dari jumlah itu, sebanyak 19 orang meninggal dunia. Sementara sebanyak 11 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Selain penambahan jumlah kasus positif, ada pula pertambahan dari sisi sebaran berdasarkan provinsi. Sebelumnya pada Senin (16/3/2020), Kementerian Kesehatan via akun Twitter menuliskan sebaran Covid-19 ada di Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Bali, dan DI Yogyakarta.

Sementara itu pada kesempatan di Graha BNPB, Rabu (18/3/2020), Yuri, sapaan akrab Achmad Yurianto, mengumumkan ada laporan kasus dari Sumatra Utara, Riau, Lampung, dan Kalimantan Timur.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading