Internasional

Efek Tabligh Akbar, Kasus Covid-19 di Malaysia Bertambah 190

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
15 March 2020 18:55
Total pasien infeksi Covid-19 di malaysia menembus 428 kasus.

Jakarta, CNBC Indonesia - Malaysia melaporkan 190 kasus baru Covid-19 pada hari Minggu (15/3/2020). Sebagian besar kasus terkait dengan acara Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Sri Petaling Kuala Lumpur pada 28 Februari hingga 1 Maret lalu.

"Kasus-kasus baru itu membuat jumlah total infeksi di Malaysia menjadi 428," kata Kementerian Kesehatan Malaysia dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilaporkan Channel News Asia, Minggu (15/3/2020).



"Saat ini, sembilan pasien dalam perawatan intensif dan menerima bantuan pernapasan."

Sementara itu, jumlah pasien sembuh dari wabah asal Wuhan, China ini juga dilaporkan terus meningkat. Di mana pada hari ini ada tujuh pasien sembuh baru dan telah keluar dari Rumah Sakit Sungai Buloh. Itu menjadikan jumlah total pasien yang pulih di Malaysia menjadi 42 orang.

Terkait kasus Covid-19 di acara tabligh akbar, sebelumnya penyebaran diketahui terjadi di acara itu setelah beberapa orang yang menghadiri acara itu dinyatakan positif corona pasca menjalani pemeriksaan.

Acara itu disebut pemerintah Malaysia dihadiri oleh lebih dari 16.000 orang dari beberapa negara, termasuk Indonesia.

Sebelumnya media lokal, Bebasnews, mengabarkan ada 27 warga negara yang ikut dalam acara ini, yaitu dari Indonesia (696), Filipina (215), Thailand (132), Vietnam (130), Singapura (95).

Lalu Kamboja (79), Brunei Darusalam (74), China (35), India (18), Bangladesh (9), Myanmar (6), Aljazira (6), Tunisia (5), Jordan (5), Afrika Selatan (4), Australia (4), Arab Saudi (3). Dan juga Korea Selatan (2), Gambia (2), Kanada (1), Selandia Baru (1), Jerman (1), Mesir (1), Tanzania (1) dan Jepang (1).

Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan penyelidikan dalam acara itu sedang berlangsung. Untuk menghindari kejadian serupa, kementerian telah mendesak peserta acara tabligh akbar tersebut untuk menghubungi pihak berwenang dan memeriksakan diri.



Untuk menahan penyebaran virus, semua pertemuan termasuk pertemuan internasional, olahraga, acara sosial dan keagamaan juga telah diminta untuk dibatalkan atau ditunda hingga setelah April, kata Menteri Kesehatan Malaysia Dr Adham Baba.

"Pemerintah Malaysia akan mengadakan pertemuan khusus pada hari Senin untuk membahas langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di Malaysia." Kata Adham.


[Gambas:Video CNBC]




(res/res)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading