Kapal Selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari Batch Pertama kerjasama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan. (Dok: PT PAL Indonesia PERSERO)
Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) bersiap on board dalam Tes TDD. Sebelumnya Kapal Selam Alugoro telah berhasil melaksanakan Nominal Diving Depth (NDD) 250 meter pada 20 Januari 2020 lalu. (Dok: PT PAL Indonesia PERSERO)
Selama pengujian Kapal Selam Alugoro dikawal oleh KRI RE Martadinata-331 dan menggunakan Dermaga APBN, Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi sebagai fasilitas sandar dan berlabuh. (Dok: PT PAL Indonesia PERSERO)
TDD adalah tes kedalaman taktis bagi sebuah Kapal Selam pada kedalaman di bawah layer laut yang sulit dideteksi kapal atas air, TDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) Kapal Selam Alugoro. (Dok: PT PAL Indonesia PERSERO)
Menurut Kepala Divisi Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro tahapan TDD ini penting untuk uji kekedapan kapal. Terbukti kapal selam dapat mempertahankan kekedapan pada kedalaman 300 meter dengan tekanan lingkungan pada kedalaman tersebut sebesar 30 bar. (Dok: PT PAL Indonesia PERSERO)