Duh! Virus Corona Bikin Pariwisata Bali Porak-poranda

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
05 March 2020 10:49
Simak penjelasan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.
Jakarta, CNBC Indonesia - Mewabahnya virus corona (Covid-19) di berbagai belahan dunia berdampak pada sektor pariwisata Bali. Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menyebut, penurunan wisatawan secara YoY mencapai 50%.

"Bulan yang sama tahun lalu dibandingkan bulan yang sama tahun ini penurunannya 50%. Februari misalnya kita (tingkat keterisian hotel di Bali) ada pada posisi 65%. Sekarang menurun 50% dari 65% itu jadi tinggal 30-35%," kata pria yang akrab disapa Cok Ace itu kepada CNBC Indonesia, Rabu (4/3/20).

Salah satu pendorong penurunan kunjungan wisatawan di Bali adalah penutup rute penerbangan dari dan menuju China. Dia menyebut, market share wisatawan di Bali dari China mencapai 18%.


Namun, kehilangan pasar dari China tersebut pada akhirnya disusul juga dengan penurunan kunjungan wisatawan dari negara-negara lain.

Dikatakan, selama ini rata-rata kunjungan wisatawan asing di Bali mencapai 6 juta orang per tahun. Dengan adanya wabah corona, kini angka itu sulit dicapai.

Bahkan, potensi pemasukan yang hilang akibat wisata sepi mencapai Rp 50 miliar per hari. Ia bilang, rata-rata turis asing enggan berwisata. Karenanya, dia berharap ada tambahan kunjungan dari turis domestik.

"Kita berharap wisatawan domestik bisa menutupi. Oleh sebab itu presiden kan sudah buat kebijakan. Cukup membantu walaupun tidak signifikan," ungkapnya.

Dia juga bilang, turis domestik sempat menguasai pasar pariwisata Bali sebelum harga tiket pesawat melonjak tinggi. Tahun lalu, dengan harga tiket pesawat yang mahal, turis domestik turun 40%.



Padahal sebelumnya, dalam catatannya, kunjungan turis asing per tahun berkisar 6 juta orang. Adapun turis domestik mencapai 8 juta orang per tahun. Kini, dengan adanya insentif dari pemerintah pusat, dia berharap turis domestik kembali mendekati angka 8 juta tersebut per tahunnya.

"Tahun lalu penurunan wisatawan domestik 40%. Nah dengan diskon tadi diharapkan bisa naik lah lagi, walaupun tidak 40% minimal bisa 20-30%," tandasnya.

Ia menegaskan sampai saat ini belum ada warga di Bali yang diketahui terkena virus corona. Meski begitu, ada 7 orang di Bali yang sampai saat ini masih berstatus dalam pengawasan.

"Sampai hari ini kita sempat isolasi 29 warga termasuk asing, tapi dari 29 itu, 22 orang per hari ini hasil lab-nya tidak ada yang corona. Jadi belum ada satu pun di Bali," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading