Heboh PM Australia Ragukan RI yang Kebal Virus Corona, Why?

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
01 March 2020 21:05
Morrison menilai Indonesia memiliki sistem kesehatan yang berbeda dengan Australia.
Jakarta, CNBC Indonesia - PM Australia Scott Morrison mengungkapkan keraguan terhadap Indonesia dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Australia 3AW, Jumat (28/2/2020). Saat itu, Morrison ragu lantaran belum ada kasusĀ virus corona (Covid-19) di Tanah Air.

"Indonesia adalah negara yang sangat besar dan banyak pulau dan akan sangat sulit untuk memberikan jaminan absolut tentang jumlah tersebut," kata Morrison seperti dilaporkan The Sydney Morning Herald.

"Saya tidak bermaksud [tidak sopan]. Indonesia memiliki sistem kesehatan yang berbeda dengan Australia, dan kami memiliki kapasitas yang berbeda untuk memberikan jaminan tersebut," lanjutnya.


Menanggapi pernyataan PM Australia, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menegaskan pemerintah Indonesia sudah melakukan segala hal sesuai dengan prosedur dari WHO. Achmad lantas menyarankan kepada pihak-pihak yang ragu dengan ketiadaan kasus Covid-19 di Indonesia agar menanyakan langsung kepada WHO.

"Jangan mengukur menggunakan standar Australia. Indonesia bukan Australia, Australia bukan Indonesia," kata Achmad.

Dua hari berselang giliran Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan tanggapan. Tanggapan itu diberikan saat ditemui di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020).

Terawan berada di sana untuk memantau kesiapan bandara menyambut kedatangan pesawat Garuda Indonesia yang akan membawa 92 orang dengan perincian 69 ABK Diamond Princess. Mereka didampingi oleh 11 kru dan 12 orang anggota tim pendamping. Mereka akan mendarat di bandara itu pada malam ini sekitar pukul 23.00 WIB.

Rencananya, setelah mendarat di Bandara Kertajati ke 69 WNI akan diangkut menggunakan 5 bus RSPAD Gatot Subroto menuju ke PLTU Indramayu milik PT PLN, kemudian dievakuasi menggunakan KRI Suharso dari dermaga PLTU Indramayu ke Pulau Sebaru Kecil guna karantina kesehatan selama 14 hari.



"Ragu ya biasa saja. Nanggapin orang ragu ya pusing," kata Terawan seperti dilansir cnnindonesia.com.

Terawan lalu menegaskan semua orang yang sempat diduga mengidap Covid-19 sudah dinyatakan negatif. Mereka termasuk WNI yang baru saja dijemput dari luar negeri.

Pemerintah sudah menjemput WNI dari Wuhan, China. Kemudian, WNI di kapal World Dream dan Diamond Princess yang akan diobservasi beberapa pekan ke depan di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Ada pula kasus seorang pasien di RS Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, yang meninggal dunia usai diisolasi dan dirawat secara khusus. Terawan mengatakan pasien tersebut meninggal dunia bukan akibat Covid-19, melainkan flu babi (H1N1).

"Semua hasil PCR (Polimerase Chain Reaction)-nya itu negatif. Jadi saya menyatakan bahwa sampai detik ini semua hasil pemeriksaan itu negatif," kata Terawan.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading