Jadi Komut, Begini Cinta & Galaknya Ahok ke Pertamina

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
18 February 2020 10:12
Kadang galak kadang sayang, begitulah kira-kira Ahok menjalankan tugasnya sebagai komut Pertamina
Jakarta, CNBC - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tampak benar-benar menjalani perannya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) dengan sepenuh hati. Hitungan bulan duduk sebagai komut, ia telah melakukan aksi-aksi yang membuat jadi sorotan.

Di manapun Ahok berada, baik online maupun offline, ia kerap menyinggung Pertamina. Seperti yang ia lakukan saat peluncuran buku perjalanan psikologinya selama di penjara yang berlangsung di gedung Tempo kemarin.

Ahok meluncurkan buku 'Panggil Saya BTP, Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob'.


Dalam peluncuran tersebut Ahok berkisah kehidupannya selama di Mako Brimob hingga menulis buku.

Ahok becerita saat awal - awal masuk penjara dirinya selalu merasa stress dan marah dengan semua orang. Dirinya mendapat saran dari kawan agar menulis buku selama di penjara. "I am doing my best. 'Lu daripada bengong-bengong tulis lah'. Ya sudah saya sambil tulis tiap hari selembar habis," ungkap Ahok dalam peluncuran bukunya, Senin, (17/02/2020).



Namun di sela-sela dan ujung acara, ia yang paham betul bahwa akan ada banyak orang yang meminta foto bersama memberi syarat khusus.

"Sekarang, saya selalu pakai QR Code. Saya bilang install aplikasi My Pertamina dulu kalau mau foto," kata Ahok. " Saya serius ya," lanjutnya.

Ibarat selebgram dan selebtwit yang diendorse Pertamina, sebelumnya Ahok juga sempat mencuit soal gebrakan baru BUMN migas terbesar di Indonesia ini di akun twitternya.

Ia mengumumkan bahwa segala pengadaan di pelat merah migas tersebut kini dilaksanakan secara terbuka.
Publik, kata dia, kini bisa mengakses secara online di situs pertamina.com.

"Mulai hari ini, akses Informasi operasional PT Pertamina (Persero) terkait pengadaan Crude, LPG dan BBM termasuk status kapal charter sudah dapat diakses melalui website resmi perseroan," ujar Ahok di akun Twitter-nya, Rabu (12/2/2020).

Tak sia-sia memang Pak Erick Thohir pilih Ahok jadi Komisaris Utama Pertamina. BUMN Migas ini kini sering diendorse habis-habisan oleh Ahok.


Gebrakan Tangan Besi
Tak cuma promosi, selama di Pertamina, Ahok juga concern soal kebijakan yang bisa mendorong perusahaan untuk lebih transparan.

Prinsipnya gini aja procurement kita pengen satukan itu yang direksi yang kami lakukan supaya pengadaan barang semuanya tuh satu pintu itu yang kita minta sebagai komisaris," ungkapnya dalam acara peluncuran bukunya berjudul 'Panggil Saya BTP, Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob', di Kantor Tempo, Senin, (17/02/2020).

Lebih lanjut Ahok mengatakan sudah meminta kepada direksi agar melakukan hal ini sesuai dengan kajian dari konsultan. Kemudian, jangan sampai dalam masing-masing unit tidak berhubungan.

Sehingga tidak terjadi satu tempat terjadi kelebihan inventori persediaan dan satu pihak kekurangan. Melalui pengadaan satu pintu dan pemakain ekslusi di bawah bisa dilakukan banyak penghematan. "Nah kita minta direksi untuk lakukan," tegasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan dengan transparansi ini masyarakat bisa mengecek langsung apa saja produk yang dijual pertamina. Semua produk-produk dari petrokimia harus dikeluarkan.

"Kalau milenial pinter dagangnya kadang-kadang ada anak pengen tahu pembelinya ada dia nggak tahu beli di mana sementara di Pertamina di kilangnya jadi barang kelebihan," ungkap Ahok mencontohkan.

Ahok menegaskan transparansi adalah salah satu senjata untuk menggerus praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). "Saya tetap percaya kalau kamu mau menggerus namanya KKN salah satu senjata adalah transparansi jadi semua di tugas kami meminta direksi meratakan lapangan tanding," tegas Ahok.

[Gambas:Video CNBC]




(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading