(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto),
CNBC Indonesia
16 February 2020 17:55
Bapeten telah memastikan penemuan paparan radiasi zat radioaktif ini bukan karena kebocoran reaktor nuklir.
Suasana di salah satu lapangan kosong di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, beberapa waktu lalu. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Badan Pengawas Tenaga Nuklir menemukan ada radiasi nuklir di perumahan itu. Namun, perwakilan Bapeten tak mau menjelaskan apakah radiasi zat radioaktif di perumahan Batan Indah sudah ada sejak lama atau tidak. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Bapeten lantas melakukan pemetaan menggunakan alat pemantau radioaktivitas lingkungan bergerak (mobile RDMS-MONA). Alat tersebut sudah ada sejak 2013. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Bapeten juga akan melibatkan sejumlah pihak berkepentingan seperti Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Polri dalam menginvestigasi temuan ini. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Bapeten telah memastikan penemuan paparan radiasi zat radioaktif ini bukan karena kebocoran reaktor nuklir. Sebab, kfasilitas nuklir yang ada di Serpong dalam kondisi normal dan temuan di Perumahan Batan Indah hanya Caesium-137. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)