Jokowi: Virus Corona Menyebar Sangat Cepat

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
07 February 2020 10:14
Jokowi: Virus Corona Menyebar Sangat Cepat
Jakarta, CNBC IndonesiaVirus corona yang berasal dari Wuhan, China telah memakan korban jiwa hingga lebih dari 600 orang, sejak ditemukan pada Desember 2019 lalu.

Penyebaran virus yang mirip dengan SARS itu telah mencapai 26 negara sejauh ini, dan menjangkiti 28.300 lebih manusia di muka bumi, menurut data Johns Hopkins Universify's Center for Systems Science and Engineering.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantas menceritakan bagaimana virus tersebut bisa dalam waktu singkat menyebar ke berbagai penjuru dunia. Menurutnya, ini tak lepas dari tingkat konektivitas antar negara yang semakin tinggi.


"Virus corona sebetulnya melanda sebuah kota di Wuhan, provinsi Hubei. Dengan begitu cepatnya dia menyebar, hampir ke semua negara karena memang interaksi hubungan konektivitas antar bangsa, antar negara sekarang begitu cepat," kata Jokowi.


"Sehingga menyebarnya sebuah penyakit juga begitu sangat cepat," tegas Jokowi, seperti dikutip Jumat (7/2/2020).

Meski demikian, Jokowi mengaku bersyukur tidak ada satu pun masyarakat Indonesia yang terjangkit virus tersebut. Namun, Jokowi turut prihatin karena ada satu WNI di Singapura yang terkena virus ini.

"Oleh sebab itu, secara cepat juga kita putuskan sebuah kebijakan untuk menghentikan penerbangan dari dan ke Tiongkok. Juga pelarangan sementara impor hewan hidup dari Tiongkok," kata Jokowi.

[Gambas:Video CNBC]


Jokowi menegaskan apa yang dilakukan pemerintah untuk menjaga agar virus tersebut tidak masuk ke berbagai daerah wilayah Indonesia. Ia menegaskan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi prioritas.

"Kita mengatur ulang pemberian visa, penerbitan visa, dan apapun saya sampaikan kepentingan nasional ada tetap yang nomor satu," jelasnya.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu tak memungkiri, keputusan yang diambil pemerintah tentu akan berdampak bagi aktivitas perekonomian nasional, mengingat China merupakan salah satu mitra dagang utama serta penyumbang devisa.


"Seperti kita lihat sekarang, negara dekat-dekat kita betul-betul sangat sepi sekali. Masih beruntung, Alhamdulillah kita tidak tergantung pada turis dari 123 negara. Turis kita berasal dari hampir seluruh negara," tegas Jokowi.

"Kita harapkan ini tidak memengaruhi banyak pariwisata di tanah air, tapi dari sisi ekonomi memang tekanan itu begitu sangat terasa saat ini. Ekspor menurun, turis menurun, moga-moga tidak beirmbas pada pertumbuhan ekonomi," kata Jokowi. (wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading