(Ukrainian Presidential Press Office via AP),
CNBC Indonesia
21 January 2020 08:52
Jenazah 11 warga Ukraina yang meninggal ketika rudal Iran menembak jatuh Ukarine International Airlines 8 Januari lalu sampai di Kiev.
Jenazah 11 penumpang Maskapai Ukraine Airlines yang jatuh di Teheran 8 Januari lalu tiba di Kiev. Pesawat tersebut jatuh karena salah tembak rudal Iran. (Ukrainian Presidential Press Office via AP)
Penghormatan dilakukan saat mereka tiba di bandara, Minggu (19/1/2020) lalu. Awalnya Iran membantah insiden ini, namun kemudian membenarkan dan meminta maaf. (Ukrainian Presidential Press Office via AP)
Atas kejadian ini, sejumlah negara di mana rakyatnya menjadi korban, meminta Iran membayar kompensasi pada keluarga korban termasuk transparan dalam proses investigasi. (Ukrainian Presidential Press Office via AP)
"Iran seharusnya tidak berperilaku seperti seorang remaja ... ia perlu menjawab atas tindakannya yang tidak bertanggung jawab dan kematian orang-orang," kata Tatyana Krivonos, seorang pelayat di bandara. (Ukrainian Presidential Press Office via AP)
Kecelakaan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Iran menembakkan rudal di sebuah pangkalan di Irak di mana pasukan AS ditempatkan, sebagai pembalasan untuk drone AS membunuh Jenderal Qasem Soleimani. Iran telah banyak dikritik karena tidak menutup wilayah udaranya dalam kondisi tegang. (Ukrainian Presidential Press Office via AP)