Wamenhan Trenggono: Audit Asabri Sedang Berlangsung

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 January 2020 14:49
Sakti Wahyu Trenggono memastikan bahwa laporan keuangan PT Asabri (Persero) saat ini tengah memasuki proses audit secara menyeluruh.
Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan bahwa laporan keuangan PT Asabri (Persero) saat ini tengah memasuki proses audit secara menyeluruh.

Audit dilakukan menyikapi isu dugaan korupsi yang terjadi di perusahaan pelat merah tersebut sebesar Rp 10 triliun. Audit dilakukan untuk mengetahui apa yang terjadi di internal tubuh perusahaan.

"Audit sedang berlangsung," kata Trenggono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).


Proses audit terhadap Asabri pun diharapkan bisa keluar dalam waktu dekat. Setelah itu, otoritas pertahanan berjanji akan mengungkapkannya kepada publik.

Wamenhan Trenggono: Audit Asabri Sedang BerlangsungFoto: Wahyu Sakti Trenggono (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)


"Secepatnya. Lebih cepat lebih bagus," kata Trenggono.

Sebelumnya Direktur Utama Asabri, Sonny Widjaja membantah pemberitaan bahwa telah terjadi dugaan korupsi di perusahaannya. Tidak main-main, Asabri akan menempuh jalur hukum bila ada berita soal Asabri yang tendensius dan negatif.

"Saya ingin klarifikasi terhadap pemberitaan media. Kepada seluruh peserta Asabri, TNI, Polri dan ASN Kementerian Pertahanan Polri, saya tegaskan saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri aman. Tidak hilang dan tidak dikorupsi," ujar Sonny, dalam konferensi pers yang berlangsung singkat.

Dia mengimbau agar tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan berita-berita Asabri yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. "Saya tegaskan berita-berita tersebut berita tidak benar," ujar Letnan Jenderal TNI (Purn.) ini.

Dia menegaskan akan menempuh jalur hukum bila masih masih ada pemberitaan negatif dan tendensius mengenai Asabri

"Kepada pihak yang ingin bicara gunakan fakta dan data berverifikasi. Hentikan pembicaraan yang tendesius negatif. Jika ini terus berlangsung, dengan menyesal saya menempuh jalur hukum," ujarnya.

Isu skandal korupsi di Asabri pertama kali dihembuskan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Dia menduga ada korupsi di Asabri dengan nilai hingga Rp 10 triliun.

"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya. Di atas Rp 10 triliun itu," kata Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).

"Asabri itu punyanya orang kecil. Itu punyanya prajurit. Polisi, tentara yang pensiun-pensiun yang pangkatnya kecil. Itu kan banyak yang nggak punya rumah, nggak bisa keluar," sambung Mahfud dilansir dari detikcom.

Mahfud langsung melakukan serangkaian langkah strategis. Salah satunya memanggil beberapa menteri. Adalah Erick Thohir dan Sri Mulyani selaku Menteri BUMN dan Menteri Keuangan.

Setelah itu, sejumlah pejabat pun angkat bicara soal isu ini, mulai Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bahkan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pun telah menyatakan direksi Asabri akan dirombak karena persoalan ini.

Terkait pernyataan pada pejabat tersebut, Sonny tidak menjawab ketika ditanya oleh sejumlah wartawan. Begitu pula Direktur SDM dan Umum Asabri Herman Hidayat yang menemani Sonny dalam konferensi pers.



[Gambas:Video CNBC]




(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading