Kini Pengusaha Dapat Akses Informasi Ekspor & Impor Real Time

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
15 January 2020 10:45
Kini Pengusaha Dapat Akses Informasi Ekspor & Impor Real Time
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meresmikan kantor baru Lembaga National Single Window (LNSW) di Gedung Sarana Jaya 3, Rawamangun. Dengan kantor baru ini maka akan memudahkan eksportir dan importir untuk mendapatkan akses layanan dan informasi terkait ekspor dan impor.

Sebab, tugas LNSW adalah mengintegrasikan antara lain dokumen perizinan ekspor dan impor di Indonesia. Ini juga memberi kemudahan akses informasi bagi para eksportir UMKM Indonesia ke depannya.

"LNSW berkomitmen untuk menyediakan Kantor Bersama Ekspor yang dapat digunakan oleh seluruh pemangku kepentingan di bidang ekspor seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan para pelaku usaha ekspor di tanah air," ujar Kepala Lembaga National Single Window, Agus Rofiudin di Rawamangun, Rabu (15/1/2020).


Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto mengungkapkan, pembukaan Kantor Bersama ekspor ini diyakini sebagai langkah dan niat yang baik guna menciptakan kolaborasi antar pemangku kepentingan yakni pengusaha dan pemerintah.

Kini Pengusaha Dapat Akses Informasi Ekspor & Impor Real TimeFoto: Sekjen Kemenkeu Hadiyanto dalam acara Indonesia Knowledge Forum VIII 2019 (CNBC Indonesia/Lidya Julita S)


"Sehingga nantinya setiap hal-hal yang harus dan segera dikomunikasikan terkait ekspor dapat menjadi lebih mudah dengan adanya keberadaan Kantor Bersama Ekspor ini dan lokasinya juga dekat dengan pelabuhan Tanjung Priok dan kantor DJBC," kata dia.

Dengan kantor bersama ini, Kemenkeu mendorong tiga hal penting. Pertama, adalah penyediaan akses informasi berupa integrasi informasi dari berbagai pemangku kepentingan atau K/L yang terlibat dengan kegiatan proses bisnis ekspor.

Kedua, berhubungan dengan pembiayaan. Masalah pembiayaan adalah kesulitan yang paling sering dihadapi oleh para pelaku ekspor khususnya UMKM. Maka, dengan adanya Kantor Bersama Ekspor ini, diharapkan akan mampu membawa angin segar bagi para pelaku UMKM di Indonesia dimana keberadaan LPEI akan sangat meringankan para pelaku UMKM khususnya terkait dengan teknis informasi dan mekanisme pembiayaan ekspor produk-produk mereka.

Ketiga adalah mengenai akses pasar. Dengan adanya Kantor Bersama Ekspor ini, pelaku UMKM bisa mendapatkan insight atas market untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka.

"Jadi misalnya selama ini pelaku UMKM hanya melakukan kegiatan ekspor tujuan Korea, ternyata pasar Eropa juga menjadi salah satu marketplace yang berpotensi besar untuk menerima produk mereka. Kesempatan untuk memperoleh pengetahuan atas market research bisa dengan komprehensif didapatkan oleh para pelaku UMKM di Kantor Bersama Ekspor ini," jelas Hadiyanto.

Tidak hanya menyediakan Kantor Bersama Ekspor, LNSW juga telah meluncurkan aplikasi INSWMobile. Aplikasi ini nantinya bisa digunakan untuk melakukan akses terhadap tracking dokumen perizinan, dokumen status PIB, NIB dan Surat Keterangan Asal/Certificate of Origin (SKA/CoO) serta informasi terkait larangan dan pembatasan (lartas) pada laman Indonesia National Trade Repository (INTR) melalui perangkat selular.


[Gambas:Video CNBC]




(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading