Suasana Perumahan Puri Citayam Permai 2 yang terkena dampak tanggul jebol beberapa hari lalu di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jebolnya tanggul itu membuat puluhan rumah terdampak banjir. Sebelumnya, warga telah membuat penahan air (karung pasir) untuk menghalau air agar tidak masuk kepemukiman warga. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ketua RW 22 Perumahan Puri Citayam Permai 2, Rawa Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Sopingi, mengatakan tanggul Kali Pelayanan jebol dari pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jebolnya tanggul dikarenakan air yang datang dari Situ Cibeureum meluap. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sopingi mengatakan, jebolnya tanggul di wilayah ini adalah yang kedua kali terjadi. Kejadian pertama, ungkap dia, pada Desember 2011 lalu. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pantauan CNBC Indonesia di lokasi, aliran air dari jebolnya tanggul ini sangat deras. Tampak depan rumah Sopingi ini hancur diterjang deras air. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Kondisi di dalam (ruang utama) rumah Sopingi terlihat hancur. Pintu depan hingga jendela porak-poranda. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Arus deras jebolnya tanggul dimanfaatkan sejumlah anak untuk bermain. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Peristiwa tersebut membuat satu orang warga meninggal terseret arus. Korban itu bernama Bagas Marsdianto (24 tahun) (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Menurut ibu korban bernama Dian, Bagas meninggal dunia terpeleset saat hendak keluar dari rumah untuk membantu warga di sekitar rumah. Tubuh Bagas kemudian hanyut terbawa arus hingga ditemukan tidak bernyawa lagi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)