Expansion Joint Tol Layang Japek Belum Bagus, Jangan Ngebut!

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
16 December 2019 14:46
Expansion Joint Tol Layang Japek Belum Bagus, Jangan Ngebut!
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sejumlah evaluasi dari operasional Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated atau Tol Layang Japek. Salah satu poin evaluasi adalah belum sempurnanya expansion joint atau sambungan muai antarbentang jembatan.

"Kami tidak merekomendasikan kecepatan di atas 80 Km/Jam. Expantion joint, sambungannya belum begitu bagus, jadi kalau ada lompatan tinggi lebih berbahaya," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Budi mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait hal ini. Dalam waktu dekat, akan ada perbaikan yang dilakukan.


Dia bilang, orang di dalam kendaraan yang melintasi expansion joint tersebut masih bisa merasakan getaran. Tingkat getarannya hampir mirip seperti melintasi polisi tidur di jalan-jalan kampung.

"Kalau kecepatan tinggi itu potensinya gini, kayak lompat sedikit. Itu yang bahaya," urai Budi.



Kendati demikian, jumlah expansion joint yang belum sempurna sudah berkurang drastis jika dibandingkan dengan kondisi beberapa waktu sebelumnya. Dia juga meyakinkan bahwa mobil yang memacu kecepatan di bawah 80 Km/Jam masih aman melintas.

"Awal mencoba memang saya terasa sekali, tapi kemarin saya lewat tidak semuanya seperti itu, sudah enak," ujar Budi.

Selain persoalan expansion joint, Kemenhub juga mencatat masih adanya bekas marka jalan yang belum dihapus. Dia juga meminta marka yang tak lagi berfungsi segera dihapus.

"Supaya tidak membuat pengemudi bingung," papar Budi.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading