Ali Milani kini menjadi sorotan media di Inggris. Sosoknya yang kontroversial- berumur 25 tahun, muslim, dan kelahiran Iran- dan maju menjadi calon legislatif dalam Pemilu Inggris menjadi warna dalam Pemilu Inggris 12 Desember nanti. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani menjadi kandidat utama Partai Buruh di konstituen Uxbridge dan Ruislip Selatan di London barat. Ia berupaya menggulingkan dukungan untuk Johnson, yang didukung partai Konservatif. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani merupakan lulusan politik dari Universitas Brunel Uxbridge, seorang Muslim yang taat dan mantan tokoh senior di Persatuan Mahasiswa Nasional. "Secara teori, membalikkan 5000-an mayoritas suara untuk perdana menteri yang saat ini menjabat bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan," kata Milani. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani mengatakan dia melihat suara taktis anti-Johnson dan mobilisasi mahasiswa juga anak muda yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini mendesaknya untuk mengikuti pemilihan agar suara mereka didengar. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Bulan lalu, sebuah jajak pendapat YouGov menempatkan Johnson di depan Milani dengan perbandingan sebesar 50%-37%. Meski demikian, Milani sepertinya masih memiliki harapan. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani menyebut dirinya sebagai "kandidat lokal". Ia berkampanye tanpa henti untuk mendapatkan suara sebanyak mungkin dari lawannya. (Dok. Twitter @ARMilani_)