Ali Milani, 25 tahun, menjadi calon legislatif dari Partai Buruh yang akan bertanding dalam Pemilu melawan Partai Konservatif Boris Johnson, 12 Desember nanti.
Ali Milani kini menjadi sorotan media di Inggris. Sosoknya yang kontroversial- berumur 25 tahun, muslim, dan kelahiran Iran- dan maju menjadi calon legislatif dalam Pemilu Inggris menjadi warna dalam Pemilu Inggris 12 Desember nanti. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani menjadi kandidat utama Partai Buruh di konstituen Uxbridge dan Ruislip Selatan di London barat. Ia berupaya menggulingkan dukungan untuk Johnson, yang didukung partai Konservatif. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani merupakan lulusan politik dari Universitas Brunel Uxbridge, seorang Muslim yang taat dan mantan tokoh senior di Persatuan Mahasiswa Nasional. "Secara teori, membalikkan 5000-an mayoritas suara untuk perdana menteri yang saat ini menjabat bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan," kata Milani. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani mengatakan dia melihat suara taktis anti-Johnson dan mobilisasi mahasiswa juga anak muda yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini mendesaknya untuk mengikuti pemilihan agar suara mereka didengar. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Bulan lalu, sebuah jajak pendapat YouGov menempatkan Johnson di depan Milani dengan perbandingan sebesar 50%-37%. Meski demikian, Milani sepertinya masih memiliki harapan. (Dok. Twitter @ARMilani_)
Milani menyebut dirinya sebagai "kandidat lokal". Ia berkampanye tanpa henti untuk mendapatkan suara sebanyak mungkin dari lawannya. (Dok. Twitter @ARMilani_)