Selain Ahok, Mungkinkah Erick Tempatkan AHY & Sandi di BUMN?

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
20 November 2019 06:04
Selain Ahok, Mungkinkah Erick Tempatkan AHY & Sandi di BUMN?
Jakarta, CNBC Indonesia - Gebrakan demi gebrakan terus dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, Erick langsung tancap gas.

Terbaru, Erick mengganti seluruh pejabat eselon I Kementerian BUMN. Mereka lantas ditempatkan sebagai direksi di sejumlah perusahaan pelat merah.

"Alhamdulillah, saya dan kedua wakil menteri (Kartika Wirjoatmodjo dan Budi Gunadi Sadikin) sudah bertemu dengan semua pejabat eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai restrukturisasi ini," kata Erick dalam rilis Kementerian BUMN, kemarin.


"Sebetulnya hal ini adalah bagian dari tour of duty. Dari korporasi mengerti mengenai birokrasi, seperti Pak Kartika dan Pak Budi Sadikin. Begitu juga dari birokrasi harus mengerti permasalahan di korporasi, seperti yang dijalankan hari ini," lanjutnya.

Erick mengatakan, untuk mengelola aset BUMN sebesar Rp 8.200 triliun, dibutuhkan team work yang kompak. Tim itu diisi oleh orang-orang yang bukan hanya cerdas, tapi juga memiliki akhlak yang baik.

"Saya akan berupaya sedemikian rupa agar mereka yang ada di dalam lingkungan BUMN, baik di kementerian maupun di unit usaha, adalah orang-orang dengan akhlak yang baik berarti memiliki integritas tinggi dan komitmen yang kuat," ujar Erick.
"Mereka yang sudah berkeringat dan masih mau berkeringat dan memiliki akhlak yang baik, juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi negeri ini, di sini. Yang penting, akhlaknya baik," lanjut bos Mahaka Media itu.

Terkait hal itu, Erick pun telah memanggil sejumlah sosok yang dikabarkan akan menjadi petinggi BUMN. Mulai dari eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP hingga mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mengacu kepada kriteria yang disampaikan Erick, tentu tidak tertutup kemungkinan sosok-sosok lain yang kredibel akan diajak ke perusahaan pelat merah. Mungkinkah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Sandiaga Uno bergabung? 

Pada saat pemanggilan Chandra, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, akan banyak tokoh kredibel yang akan direkrut BUMN.

"Ini juga akan membangun kepercayaan publik pada BUMN karena adalah tokoh-tokoh yang memang di publik pun diakui kredibiltasnya, profilnya dan dipercaya bisa bangun image tersebut kalau merek masuk. Di samping itu juga untuk di internal nanti berfungsi memberikan guidance atau direct yang bisa memperbaiki perusahaan. Kemarin ada Ahok. Hari ini ada Chandra Hamzah," ujar Arya, kemarin.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading