Asep Kohar Pria Usia 50 tahun menyelesaikan pembuatan Odong-odong di Kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (1/11). Ia sudah menggeluti dunia reparasi bengkel las. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Berawal dari usaha bengkel las motor, Asep mulai mencoba menambah inovasi dengan membuat Odong-odong. Proses pembuatan Odong-odong ini memakan waktu sekitar 1 bulan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Untuk satu paket Odong-odong Asep memberikan harga Rp 30 juta sudah termauk motor dan perlengkapan lengkap Odong-odong. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Polemik pelarangan odong-odong beroperasi di jalanan ibu kota akhir-akhir ini tidak terlalu berpengaruh pada jumlah pesanan dan pendapatan modifikasi odong-odong. Sebab, para pekerja bengkel mengerjakan modifikasi tidak hanya untuk di ibu kota tetapi untuk pesanan dari luar daerah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Bahan-bahan reparasi ini saya jamin aman karena kami membuat dengan aturan dan hati-hati, Selain itu, lampu rem dan sein juga saya pasang di body odong-odong sehingga aman untuk pengendara lain, " kata Asep Kohar, pekerja bengkel odong-odong. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berencana menertibkan odong-odong demi menjamin keselamatan transportasi. Odong-odong dianggap tak memenuhi persyaratan teknis untuk beroperasi di jalan umum.