Petugas melakukan evakuasi korban akibat kebakaran kereta yang diakibatkan ledakan tabung gas di dekat kota Rahim Yar Khan, Pakistan, Kamis (31/10/2019). (REUTERS/Stringer)
Menteri Urusan Perkeretaapian Pakistan, Sheikh Rashid Ahmed, sebelumnya menyebut kebakaran itu dipicu oleh ledakan kompor yang menggunakan tabung gas kecil (gas canister). Kompor itu meledak saat sedang dipakai penumpang untuk memasak sarapan di dalam kereta. (AP Photo/Siddique Baluch)
"Dua kompor masak meledak. Mereka sedang memasak, mereka menambahkan minyak (masak) yang semakin mengobarkan api," sebut Sheikh Rashid kepada Geo TV. Tiga gerbong yang hangus terbakar telah dipisahkan dari rangkaian gerbong lainnya. Tidak disebut lebih lanjut total ada berapa gerbong dalam rangkaian ini. (REUTERS/Stringer)
Sheikh Rashid menyebut aksi penumpang yang secara diam-diam membawa kompor bersama tabung gas kecil agar bisa memasak sendiri di dalam kereta ini merupakan aksi ilegal dan telah menjadi persoalan umum. (AP Photo/Siddique Baluch)
Usai ledakan terjadi dan api membakar gerbong, beberapa penumpang dilaporkan nekat melompat keluar dari rangkaian kereta yang tengah melaju untuk menyelamatkan diri. (AP Photo/Asim Tanveer)
Akibat kejadian tersebut 71 orang meninggal dunia dan 44 orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden ini.. Beberapa korban dilaporkan tewas setelah melompat dari kereta yang tengah melaju, demi menghindari kobaran api yang menyelimuti gerbong. (REUTERS/Arshad Raza)
Diketahui juga bahwa sebagian besar penumpang dalam kereta yang terbakar merupakan para peziarah yang akan menghadiri acara keagamaan bernama Tablighi Ijtema -- salah satu yang terbesar di Pakistan-- di Lahore, yang digelar mulai Kamis (31/10) ini hingga Minggu (3/11) mendatang. (AP Photo/Siddique Baluch)