Basuki, Drummer Kabinet yang Lanjut 'Menabuh' Infrastruktur

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
23 October 2019 09:38
Basuki Hadimuljono melanjutkan tugasnya sebagai menteri PUPR.
Jakarta, CNBC Indonesia - Basuki Hadimuljono kembali diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masuk kabinet. Basuki mengaku mendapat tugas dari Jokowi untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur. Hari ini, Rabu (23/10) Basuki sudah diumumkan oleh Jokowi melanjutkan tugasnya sebagai menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR).

Saat Jokowi memperkenalkan menteri PUPR yang baru, tak banyak kata-kata yang disampaikan. Banyak yang tahu capaian gembilang dari menteri yang satu ini.

"Basuki Hadimuljono menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Tugasnya infrastruktur," kata Jokowi.




Saat dipanggil Jokowi ke Istana kemarin, Selasa (22/10), Basuki mengaku mendapat 'bonus' makan siang dari Presiden Jokowi. Ia juga sempat mendengarkan lantunan musik Queen dan Metallica bersama Jokowi di Istana.

"Tadi agak lama, karena dapat bonus makan siang, sambil dengar Queen dan Metallica," kata Basuki.

Basuki memang dikenal sebagai sosok yang sederhana, blak-blakan, dan suka musik. Dia bahkan aktif sebagai drummer Elek Yo Band, sebuah grup musik yang berisi para menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK. 

Ia juga dikenal sebagai pribadi yang kocak. Basuki juga salah satu pegawai karier Kementerian PUPR yang menjadi pembantu Jokowi.

"Saya ini 40 tahun kerja di PU (Pekerjaan Umum), kalau kerja lagi. paling lama kerja di PU. Saya 13 tahun di eselon 1 untuk 4 posisi. Jabatan bagi saya adalah perintah atasan, dan amanah dari Allah," katanya.

Sejalan dengan itu, Basuki sempat mengungkit soal pentingnya jabatan wakil menteri untuk pendampingnya. Meski masalah ini belum dibahasnya dengan Presiden Jokowi.

"Saya kira saya butuh (wakil menteri). Karena ada ibu kota baru, macam-macam. Itu enggak bisa disambi. (Tugas akan lebih banyak?) saya kira begitu. Supaya lebih cepat saja," katanya.

Ia menghendaki wakil menteri dari kalangan profesional yang bisa mendampingi mengerjakan tantangan pembangunan infrastruktur lima tahun ke depan, sebagai salah satu visi  Jokowi yang disampaikan saat pidato pelantikan 20 Oktober 2019.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading