Usai Temui Jokowi, Ini Penjelasan Lengkap Mahfud Soal Menteri

News - Ratu Rina & Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
21 October 2019 11:28
Usai Temui Jokowi, Ini Penjelasan Lengkap Mahfud Soal Menteri
Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD baru saja selesai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Mahfud tiba di Istana Kepresidenan sekitar pukul 09.30 WIB. Ia selesai menemui Jokowi sekitar pukul 10.30 WIB. Berikut adalah petikan wawancara lengkap Mahfud dengan awak media.

Bisa dijelaskan pertemuan dengan Jokowi?

Saya tadi dipanggil oleh bapak presiden. Intinya saya diminta beliau untuk menjadi salah seorang menteri yang kalau tidak berubah akan dilantik besok lusa hari Rabu. Pagi sudah berkumpul di sini.


Saya tidak diberitahu menteri apa tetapi beliau bercerita problem-problem Indonesia yang sifatnya makro. Ekonomi politik sosial. Kemudian yang agak dalam kami diskusi masalah pelanggaran HAM, hukum yang kurang menggigit.

Bapak presiden memperhatikan sungguh-sungguh di bidang penegakan hukum yang pada tahun terakhir ini agak turun sehingga kita diminta bekerja keras untuk benar-benar menegakkan hukum dengan sebaik-sebaiknya dan penegakan hukum itu harus dimotori oleh lembaga eksekutif.

Karena lembaga eksekutif itu mempunyai semua perangkat yang diperlukan untuk menegakkan hukum dan itu disediakan oleh negara. Ada lagi soal pelanggaran HAM kita diskusikan banyak. Soal pemberantasan korupsi di berbagai sektor ternyata bapak presiden punya data yang sangat detik dan terukur tentang apa-apa yang jadi masalah.

Ada juga persoalan deradikalisasi yang sekarang ini pembelahan yang sifatnya primordial yang sebenarnya tidak perlu terjadi karena secara substansi sebenarnya tidak ada perbedaan yang tajam supaya disatukan kembali dalam konsep kebersatuan dalam keberagaman atau keberagaman dalam kebersatuan.

Apakah diskusi juga membahas UU KPK?

Tidak diskusi itu

Apakah Anda bersedia menjadi menteri?

Saya nyatakan bersedia. Saya nyatakan siap membantu negara

Disebutkan menjadi menteri apa?

Tidak disebutkan. Kan banyak. Kalau dari cerita-cerita saya tadi dengan bapak presiden bisa di bidang hukum, bisa di politik, dan bisa di agama juga. Seperti yang selama ini diisukan. Kan saya banyak disebut katanya menkumham, jaksa agung, menteri agama, katanya apa lagi. Pokoknya di bidang itu

Anda lebih condong ke mana pak?

Saya kira, ya surprised juga tadi presiden tahu betul latar belakang saya dari waktu ke waktu. Sehingga saya tidak perlu nawar saya ingin apa, beliau tahu yang cocok untuk saya apa. Sehingga saya tidak perlu bertanya, beliau tahu saya tepatnya di mana. Biar presiden saja.




Apakah benar para menteri dilantik hari Rabu? Sudah pasti?

Hari Rabu jam 7 diundang ke sini. Jam 7 untuk diperkenalkan semua kepada anda ini kan satu. Besok Rabu diperkenalkan semua. Sesudah itu oke diperkenalkan, jam 9 itu penyerahan SK keputusan presiden untuk masing-masing orang, setelah itu baru pelantikan.

Satu per satu tadi?

Ya saya satu persatu. Yang lain datang.

Yang dampingin Jokowi siapa?

Ndak, berdua saja.

Pak jadi tadi Pak jokowi membacakan apa?

Dia tahu riwayat saya. Dia cerita problem lalu setelah itu diberi tugas.

Tugasnya apa?

Ndak ada. Pokoknya dia sudah tahu sehingga bisa memberi tugas itu sesuai dengan yang beliau ketahui. Detail catatan pribadi saya itu beliau sudah tahulah saya bisa melakukan apa.

Jadi ditanya kesiapan saja berarti pak?

Tadi ditanya kesiapan dan saya nyatakan siap.

Tadi yang manggil pak Pratik (Mensesneg Pratikno) pak?

Ya protokolerlah . Tapi saya tadi bertemu dengan presiden sendiri

Tadi malam ditelepon ya?

Iya di WA (WhatsApp). Bapak besok datang ke istana diundang oleh pak presiden. Saya bangun jam 3 mau sholat tahajud itu kok ada pesan. Karena saya mau tidur jam 10 itu belum ada. Gitu aja. Dan tadi saya bertemu.

Rabu pengumuman di sini juga?

Iya, iya

[Gambas:Video CNBC]

(miq/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading