Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR,
CNBC Indonesia
19 September 2019 20:37
Progres konstruksi tol sepanjang 36,4 Km tersebut saat ini sudah mencapai 96,5%.
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II akan beroperasi pada akhir November 2019 sehingga bisa turut memperlancar arus mudik Natal dan tahun baru 2020. Progres konstruksi tol sepanjang 36,4 Km tersebut saat ini sudah mencapai 96,5%. (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Sebelum dioperasikan akan dilakukan uji beban dengan menggunakan 16 truk dengan beban masing-masing 40 ton terdiri dari uji statis dan dinamis. (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Jalan tol layang ini diharapkan dapat menunjang kelancaran mobilitas angkutan logistik dari Pelabuhan Tanjung Priok ke kawasan industri di Cikarang, Karawang dan Cibitung maupun ke arah Bandung dan Tol Trans Jawa. (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Adanya Tol Layang Japek II akan menambah kapasitas Tol Japek yang ada dibawahnya serta memisahkan antara arus lalu lintas (lalin) jarak pendek dengan arus lalin jarak jauh. Kendaraan tujuan jarak pendek akan menggunakan Tol Japek, sementara kendaraan tujuan jarak jauh menggunakan Tol Layang Japek II. (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Ada sekitar 9.000 tiang pancang yang dibuat dalam pembangunan tol ini. Tol Layang Japek II juga akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia, karena semuanya elevated. (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)