Perkenalkan, Robot Sophia yang Bisa Kongko-Kongko

News - Efrem Siregar, CNBC Indonesia
17 September 2019 12:46
Teknologi Artificial Intelligence (AI) dikembangkan pada Robot Sophia.
Jakarta, CNBC Indonesia - Sophia, robot Artificial Intelligence (AI) hadir untuk menunjukkan kemampuannya berinteraksi dengan manusia dalam acara 2019 CSIS Global Dialogue, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Pada kesempatan itu, ia berbincang bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Robot Sophia tampil mengenakan kebaya merah. Ia menjawab setiap pertanyaan yang diajukan Rudiantara dalam bahasa Inggris.

"Hai, Sophia, selamat datang di Indonesia. Kamu tahu ada di mana sekarang?" ucap Rudiantara.


"Hai, saya sangat senang ada di Jakarta, terutama dalam acara ini. Terima kasih sudah mengundang saya," balas Shopia.

Di sebelah Rudiantara turut hadir di atas panggung Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Managing Director Plug and Play Indonesia Wesley Harjono. Ia ditanya, bagaimana AI dapat membantu start up agar tumbuh?

"Ada banyak hal yang bisa dibantu, saya dapat membantu pekerjaan untuk menjawab pertanyaan setiap pelanggan," jawab Sophia.

Pertanyaan-pertanyaan itu memang muncul dari key card yang sudah disiapkan. Meski begitu, untuk pertanyaan spontan dari penonton, Sophia juga mampu merespons, asal pertanyaan yang diberikan konkret dan singkat. Sesekali Sophia mengambil jeda, seolah mengolah maksud pertanyaan, sebelum akhirnya dijawab.

"Saya sempat berkata kepada istri saya bahwa saya akan datang ke sini dan dia marah," tanya seorang penonton kepadanya.

"Kenapa dia marah?" kata Sophia bertanya kembali.

"Istri saya cemburu," ucap penonton tersebut.

"Dia tidak perlu cemburu," ujar Sophia.

Rudiantara mengaku bahwa kehadiran Sophia merupakan sebuah kemajuan AI dalam 3 tahun terakhir, meski ada kekurangan.

"Kita selalu berpikir AI itu robot dengan teknologi AI dan machine learning, tapi ternyata nggak pintar-pintar amat karena saya pun bertanya memakai keycard," katanya di sela-sela acara.

Namun, Rudiantara menilai kehadiran robot Sophia merupakan bukti kemajuan luar biasa dari AI dalam 3,5 tahun terakhir. Dalam beberapa tahun ke depan, kemampuan interaksinya diyakini akan semakin canggih.

"Dengan big data yang dikelolanya seperti sekarang, 3 tahun lagi kemampuannya bisa 20 kali dari sekarang karena data itu semakin banyak sehingga dia semakin bisa membuat algoritma, mungkin 2 tahun lagi Sophia datang tidak perlu ditanya memakai keycard," kata Rudiantara.
(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading