Foto udara suasana Pemulung kawasana TPST Bantargebang, Bekasi. TPST Bantargebang terdapat di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Ciketing Udik, Sumur Batu, dan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Setiap hari, jumlah volume sampah yang masuk ke TPST Bantargebang 6.500-7.000 ton dari Provinsi DKI Jakarta. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Dilansir dari detikcom Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut jika total berat tak berkurang, diperkirakan TPST Bantargebang hanya sanggup menampung sampah DKI sampai tahun 2021. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
"Jika hal tersebut di atas terus berlanjut maka diperkirakan pada tahun 2021 TPST Bantargebang tidak akan lagi mampu menampung sampah dari Provinsi DKI Jakarta," jelasnya. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Sebelumnya, Leonardo DiCaprio menyoroti gunungan sampah di Indonesia. Ia menyebut Bantargebang sebagai 'gunung sampah' terbesar. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
"Pemungut sampah mengumpulkan plastik di antara sampah rumah tangga di TPS Bantargebang tak jauh dari Jakarta. Lokasi ini diketahui sebagai gunung sampah paling besar di dunia. Januari 2019," tulis Leonardo DiCaprio pada foto yang di-repost dari National Geographic tersebut. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Di tepi gunungan sampah, terlihat sejumlah truk antre memanjang untuk membuang sampah yang berada dalam bak truk. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Di lokasi ini banyak pemulung berebut memilah sampah saat truk-truk sampah datang dan menumpahkan muatan. Salah satu pemulung disini mengatakan ia dalam sehari bisa mendapatkan uang sebesar Rp 50.000 hingga Rp 100.000, untuk harga botol plastik ia menjualnya seharga Rp 900. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)