Jokowi: Ekonomi Dunia Sedang tidak Ramah, Ada yang Resesi

News - Efrem Siregar, CNBC Indonesia
11 September 2019 11:41
Jokowi: Ekonomi Dunia Sedang tidak Ramah, Ada yang Resesi
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Joko Widodo (Jokowi) membuka perhelatan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organizations (CAFEO37) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/9/2019). Dalam kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan persaudaraan dan kerja sama di antara negara-negara ASEAN telah berjalan baik.

"Namun ada kebutuhan mendesak agar kerja sama kita semakin kuat, terutama menghadapi dunia yang tidak stabil dan bahkan tidak terduga. Kita ketahui bersama bahwa ekonomi dunia sedang tidak ramah. Beberapa negara mengalami kemunduran ekonomi bahkan ada negara yang mulai mengalami resesi ekonomi," katanya.

Oleh karena itu, Jokowi mengatakan, negara-negara ASEAN harus mampu membentengi diri agar ekonomi tetap tumbuh stabil dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, eks Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, negara-negara ASEAN harus mampu memanfaatkan kemunduran di beberapa kawasan sebagai peluang.


"Tidak ada cara lain kecuali kita harus mengembangkan inovasi-inovasi dan melakukan terobosan sehingga dalam situasi ekonomi dunia yang sedang sulit seperti sekarang justru menjadi peluang bagi kita ASEAN berkembang lebih cepat," ujar Jokowi.

Jokowi: Ekonomi Dunia Sedang tidak Ramah, Ada yang ResesiFoto: Jokowi saat Conference of ASEAN Federation Engineering Organization di JIExpo, Rabu (11/9/2019) (CNBC Indonesia/Efrem Siregar)


Dengan jumlah penduduk sekitar 600 juta jiwa, kepala negara mengatakan, ASEAN merupakan kekuatan besar ekonomi dunia. ASEAN telah membuktikan sebagai kawasan yang aman, stabil, menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang mengagumkan dan bisa tumbuh lebih besar lagi. Untuk itu dibutuhkan sinergi yang lebih baik lagi.

"Namun negara-negara ASEAN harus saling membantu satu sama lainnya termasuk di antara para insinyur yang ada. Saya senang telah terdapat agreement di antara insinyur di ASEAN sehingga terdapat standar kompetensi yang sama di antara negara dan memungkinkan mobilitas para insinyur lintas negara di ASEAN lebih mudah," kata Jokowi.

"Kerja sama antar insinyur penting untuk terus ditingkatkan dan saya yakin setiap negara ASEAN punya kekuatan masing masing dan asosiasi bisa memfasilitasi anggotanya untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, saling bersinergi satu sama lainnya," lanjutnya.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading