Costco, yang merupakan satu dari tiga perusahaan ritel terbesar di Amerika Serikat (AS), Selasa pagi (27/08) membuka outlet fisik pertama di Shanghai, China. (REUTERS/Stringer)
Pembukaan toko perdana tersebut langsung diserbu oleh konsumer di China, yang akhirnya membuat pengelola meniupkan isu menutup toko lebih cepat di sore hari. (REUTERS/Aly Song)
Pegelola Costco melibatkan polisi untuk menertibkan pengunjung yang mulai rusuh dan mengelola kemacetan di sekitar toko (REUTERS/Aly Song)
Maraknya pengunjung membuat Costco menyampaikan permintaan maaf pada Rabu (28/08) dan berjanji untuk membatasi pengunjung toko hingga 2.000 orang/ hari (REUTERS/Aly Song)
Costco telah beroperasi secara online selama lima tahun di China, melalui kerjasama dengan perusahaan e-Commerce asal China bernama Alibaba (BABA). (REUTERS/Aly Song)
Costco mempunyai sistem yang bergantung pada keanggotaan pelanggan, dimana hanya anggota pelanggan Costco yang dapat berbelanja di gerai Costco. Harga keanggotaan pelanggan selama setahun di China dibanderol sebesar 229 yuan (42 USD) dan lebih murah dibandingkan dengan harga di Amerika Serikat sendiri (60 USD). (REUTERS/Aly Song)
Costco merupakan saingan baru di dunia ritel China yang sudah diisi oleh perusahaan global lain seperti Walmart, perusahaan lokal seperti Alibaba dan JD.com, dan juga dunia ritel online yang sedang berkembang. (REUTERS/Aly Song)