Sekitar 847.000 penduduk di Pulau Kyushu Jepang dievakuasi karena khawatir hujan deras yang mengguyur dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan bencana alam lain, Rabu 28 Agustus 2019. (Kyodo/via REUTERS)
Pada Rabu dini hari, diperkirakan sekitar 110 milimeter air hujan turun di beberapa daerah Kota Saga dan belum ada prediksi kapan hujan deras tersebut akan berhenti. (Kyodo/via REUTERS)
Perintah untuk evakuasi yang diberikan kepada warga Prefektur Fukuoka, Saga, dan Nagasaki terjadi setelah Agensi Meteorologi Jepang (JMA) memberikan peringatan tingkat tertinggi akan bahaya bencana alam karena 'tingkat hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya'. (TWITTER @KAJI875421 /via REUTERS)
Seseorang warga tewas di dalam mobilnya yang tersapu oleh arus banjir di Kota Takeo, Prefektur Saga. (INSTAGRAM @SYUHEI.U /via REUTERS)
Karena hujan lebat, operasi berbagai sarana transportasi di Jepang terganggu. Sebagian layanan kereta ditiadakan dan jalan tol yang melintasi tiga prefektur ditutup. (Kyodo/via REUTERS)
Dengan tanah longsor yang telah terjadi, serta meluapnya Sungai Ushizu dan Matsuura, Gubernur Kota Saga meminta kepada unit militer Jepang (JSDF) untuk memberikan bantuan atas bencana yang terjadi. (Kyodo/via REUTERS)