Video

Dibayangi Sentimen Negatif, Harga Minyak Maksimal USD 60

News - CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
16 August 2019 11:40
Jakarta, CNBC Indonesia- Ancaman resesi dan perlambatan ekonomi global menjadi sentimen negatif bagi harga minyak dunia. Pada perdagangan Kamis (15/8) harga minyak dunia anjlok 3%, dimana harga minyak Brent melemah USD 58,49 per barel sementara minyak mentah WTI USD 54,79 per barel.  

Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia, Alfred Nainggolan menilai, bahwa sejak awal tahun kita melihat gambaran perjalanan ekonomi global dari lembaga besar seperti IMF yang memperkirakan terjadinya perlambatan ekonomi dunia. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi demand khususnya masalah minyak dunia, dimana ada gap antara konsumsi dan produksi yang mencapai 1,3 juta barel sehingga terjadi over supply, artinya sulit mengharapkan harga minyak bisa rebound dan diperkirakan harga minyak akan berada di level USD 55 - 60 per barel.  

Seperti apa analis menilai laju harga minyak dunia ? Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia, Alfred Nainggolan dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 16/8/2019).
Video Lainnya
    spinner loading