Gempa kembali mengguncang wilayah Maluku Utara, Minggu (14/7/) berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah Labuha pada pukul 18.10 WIT. Gempa tak berpotensi tsunami. Terlihat, para warga berlarian menyelamatkan diri ke dataran tinggi usai diguncang gempa. (Egon Enviro Batu Bacan via REUTERS)
BMKG menyatakan, pusat gempa terjadi di darat pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat titik gempa berada di 0.59 LS dan 128.06 BT. Kuatnya getaran juga dirasakan ke sejumlah wilayah, yaitu Obi, Labuha, Manado, Ambon, Ternate, Namlea, Gorontalo, Sorong, Bolang Mongondow, Waisai, dan Raja Ampat. (Antara Foto via REUTERS)
Kabid Bidang Kedaruratam dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuha, Sudarto mengungkapkan, dari laporan sementara yang diterima, ada sejumlah rumah warga yang rusak dan ambruk akibat gempa tersebut. (Antara Foto via REUTERS)
BMKG melaporkan sebanyak 52 kali gempa susulan terjadi di kawasan Halmahera Selatan. Warga memilih untuk tidur diruang terbuka pascagempa untuk menghindari gempa susulan yang terjadi apabila mereka di dalam rumah mereka dan dapat menimpa mereka. (Antara Foto/Safri via REUTERS)
Dikutip dari Reuters Badan mitigasi bencana negara mengatakan di Twitter bahwa seorang wanita di Halmahera Selatan meninggal akibat gempa, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan masyarakat dihimbau menghindari bangunan yang retak atau rusak. (Antara Foto via REUTERS )