Masuk Musim Haji, Kebutuhan Avtur Melonjak

News - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
13 July 2019 14:42
Masuk Musim Haji, Kebutuhan Avtur Melonjak Foto: REUTERS/Zohra Bensemra
Jakarta, CNBC Indonesia- Memasuki musim haji 2019, kebutuhan bahan bakar pesawat avtur mengalami lonjakan. Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina di berbagai wilayah telah menyiapkan tambahan pasokan.

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mengantisipasi peningkatan konsumsi avtur untuk melayani musim haji 2019. Sebanyak lebih dari 10 juta liter avtur disiapkan untuk melayani kelompok terbang (kloter) haji di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Jumlah ini meningkat 211% dibandingkan realisasi pada tahun 2018 sebanyak lebih dari 3 juta liter avtur.


"Peningkatan signifikan ini terjadi dikarenakan adanya rute transit haji dari Banjarmasin dan Solo melalui Bandara Kualanamu," tutur Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR MOR I, dalam siaran pers, Sabtu (13/7/2019).


Penerbangan haji melalui Bandara Kualanamu, lanjut Roby, terbagi menjadi 2 fase. Fase pertama yaitu keberangkatan terjadi pada 7 Juli sampai dengan 3 Agustus 2019. Pada fase ini, disiapkan sebanyak lebih dari 3,5 juta liter avtur. Angka ini meningkat 120 persen dibandingkan dengan fase serupa tahun sebelumnya sebanyak 1,6 juta liter.

Sedangkan fase kedua yaitu kepulangan, diperkirakan terjadi pada 17 Agustus sampai dengan 13 September 2019. Untuk fase ini, disiapkan sebanyak hampir 6,5 juta liter avtur. Jumlah ini meningkat 302 persen dibandingkan fase kepulangan tahun 2018 sebanyak 1,6 juta liter avtur.

Sementara untuk Bandar Udara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, Pertamina menyiapkan sebanyak 6,8 juta liter Avtur untuk mengakomodir maskapai yang melakukan penerbangan ke tanah suci.

"Kami menyiapkan pelayanan avtur haji melalui Bandara Internasional Minangkabau dalam dua fase. Fase pertama yaitu keberangkatan pada 6 Juli sampai dengan 4 Agustus 2019. Pada fase ini disiapkan sebanyak 5,8 juta liter Avtur," tutur Roby.

Pasokan avtur yang disiapkan di fase satu, lanjut Roby, menurun 27% dibandingkan tahun lalu. Penurunan disebabkan tahun ini jumlah kelompok terbang (kloter) haji berkurang, hanya 87 kloter. Sementara tahun lalu, terdapat 124 kloter haji dari Bandara Internasional Minangkabau.


Pada fase dua yaitu kepulangan, diperkirakan terjadi pada 17 Agustus sampai dengan 2 September 2019. Di fase ini, disiapkan lebih dari 1 juta liter avtur.

Keberangkatan haji dari Sumatera Barat terbagi menjadi 4 embarkasi dengan total 87 kloter. Terdiri dari embarkasi Padang sebanyak 18 kloter, embarkasi Solo 57 kloter, embarkasi Balikpapan 11 kloter, dan Haji Khusus 1 kloter. Sedangkan untuk fase kepulangan, terdapat 18 kloter.

"Stok avtur yang tersedia di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan musim Haji 2019. Stok Avtur di DPPU Minangkabau mampu memenuhi kebutuhan hingga 16 hari ke depan," ujar Roby. DPPU Minangkabau dilengkapi delapan unit refueller dengan kapasitas masing-masing 206 ribu liter.

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading