Summer Solstice atau titik balik matahari d di Ingrris, dijatuhkan pada tanggal (21/06/2015). Titik Summer Solstice merupakan fenomena ketika bumi mengalami siang hari terlama yang dimana Sinar matahari langsung mengarah di atas Tropic of Cancer pada hari terpanjang di belahan utara. (REUTERS/Hannah McKay)
Titik balik matahari pada beberapa kebudayaan dianggap suci dan banyak dirayakan dengan berbagai ritual yang dikenal di beberapa negara. Hal semacam itu diketahui dikenal di beberapa negara, seperti di Inggris. (REUTERS/Hannah McKay)
Sekitar 10.000 orang berkumpul di situs prasejarah Stonehenge, Amesbury, United Kingdom. untuk merayakan fenomena ini dengan drum, dengan karangan bunga, dengan topi penyihir dan dengan mantel hangat masyarakat menikmati fenomena dua kali dalam setahun ini. (REUTERS/Hannah McKay)
Objek wisata terkenal di Inggris, Stonehenge, yang selalu ramai pengunjung baik musim panas maupun dingin ini dikenal dengan ritual menangkap matahari terbit saat momen titik balik matahari. Stonehenge dipercaya merupakan tempat suci pemujaan dan perayaan titik balik matahari sejak ribuan tahun lalu. (REUTERS/Hannah McKay)
Tidak hanya di Stonehenge masyarakat merayakan fenomena ini, di London, dari puncak London Eye, beberapa orang juga melakukan yoga, karena pada tahun ini penetapan tanggal Summer Soltice bersamaan dengan ditetapkannya hari Yoga Internasional. (REUTERS/Henry Nicholls)
Di berbagai daerah lainya masyarakat biasanya merayakan fenomena ini dengan bersukaria dan berkumpul untuk menyanyi, menari, memainkan instrumen, mencium batu dan melakukan yoga saat mereka menunggu matahari terbit. (REUTERS/Toby Melville)