Pemilu 2019

Kompaknya Jokowi dan Prabowo Berikan Pernyataan ke Masyarakat

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
22 May 2019 17:44
Kompaknya Jokowi dan Prabowo Berikan Pernyataan ke Masyarakat
Jakarta, CNBC Indonesia - Entah kebetulan atau tidak, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, kembali berbarengan memberikan keterangan pers kepada publik.

Pada Rabu (22/5/2019), sekitar pukul 16.30 WIB Jokowi dan Prabowo memberikan tanggapan atas kericuhan yang terjadi sejak dini hari WIB.

Sebelumnya, Jokowi dan Prabowo berbarengan memberi pernyataan merespons langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi nasional Pemilihan Umum 2019, Selasa (21/5/2019) dini hari WIB. Respons disampaikan sekitar pukul 13.00 WIB.





Saat berbicara di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jokowi mengingatkan bahwa pemilu adalah satu event dari perjalanan negara Indonesia yang masih panjang. Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Jokowi mengaku mempunyai kewajiban untuk menjaga stabilitas politik dan keuangan.

"Sudah disediakan oleh konstitusi kita bahwa segala perselisihan, sengketa, diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Dan saya menghargai Pak Prabowo dan Sandiaga yang telah membawa sengketa Pilpres kemarin ke MK. Saya meyakini hakim-hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, berdasarkan fakta-fakta yang ada," ujarnya.

Kompaknya Jokowi dan Prabowo Berikan Pernyataan ke MasyarakatFoto: Presscon Jokowi/ Chandra Gian Asmara


Jokowi pun membuka diri kepada siapapun untuk saling bekerja sama membangun negara.

"Saya juga tidak memberikan toleransi kepada siapapun juga yang mengganggu keamanan dan proses demokrasi dan mengganggu persatuan negara yang amat kita cintai, terutama perusuh-perusuh. Kita tidak memberikan ruang untuk perusuh-perusuh yang merusak NKRI," katanya.

"Tidak ada pilihan, tidak ada pilihan TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," lanjut mantan gubernur DKI Jakarta.

Lebih lanjut, Jokowi memastikan situasi masih aman terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir.

"Dan saya mengajak, mari merajut kembali persatuan, kita merajut kembali persaudaraan kita, kerukunan kita, karena Indonesia adalah rumah kita bersama," ujarnya.




Sedangkan Prabowo memberikan keterangan pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Prabowo mengaku mendukung semua penggunaan hak konstitusional yang berakhlak, yang damai, dan tanpa kekerasan dalam perjuangan politik kebangsaan.

"Oleh sebab itu, saya mengimbau kepada seluruh pihak, masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, pihak kepolisian, pihak TNI, dan semua pihak untuk menahan diri, agar tidak melakukan kekerasan fisik, termasuk kepada seluruh pejabat publik, pejabat kepolisian, politisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, netizen, dan seluruh anak bangsa," ujar Prabowo.

"Kami meminta peristiwa kekerasan tadi malam dan juga yang terjadi Subuh tadi yang telah mencoreng martabat dan marwah bangsa indonesia jangan terjadi lagi. Bila hal ini terjadi, maka kami sangat khawatir rajutan dan anyaman kebangsaan rusak dan sulit kita rangkai," lanjutnya.

Kompak! Jokowi Tindak Tegas, Prabowo Minta Hindari KekerasanFoto: CNBC Indonesia


Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta kepada TNI-Polri tidak menyakiti hati rakyat, apalagi memukul dan menembak. Ia mengajak semua pihak bersama-sama menjaga agar rakyat agar tetap damai dan bergembira,

"Para pendukung saya, hindari kekerasan fisik, dan jangan sekali-kali menggunakan kekerasan... Memang berat. Saya memahami. Saya tegaskan kembali seandainya ada salah paham dan kau dipukul jangan melawan. Ini berat namun ini harus kita lakukan," kata Prabowo.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading