Harga Tiket Pesawat Harus Turun Besok, Apa Respons Garuda?

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
16 May 2019 17:02
Harga Tiket Pesawat Harus Turun Besok, Apa Respons Garuda?
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Keputusan Menteri Perhubungan No 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Aturan yang ditandatangani Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Rabu (15/5/2019) harus segera diikuti oleh badan usaha angkutan niaga berjadwal atau maskapai.

"Penyesuaian paling lambat dua hari sejak ditetapkan keputusan menteri ini," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana Pramesti, dalam keterangan pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (16/5/2019).




Ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan, Garuda belum menerima secara resmi keputusan terbaru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut.

"Itu kita belum terima. Kami tidak tahu ketentuan apa. Idealnya harusnya yang sudah terjual tidak berlaku. Artinya yang akan terjual," ujar Pikri.

Harga Tiket Pesawat Harus Turun Besok, Apa Respons Garuda?Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki


Menurut dia, masih ada waktu sebelum Keputusan Menteri Perhubungan No 106 Tahun 2019 berlaku pada Jumat (17/5/2019). Pikri pun menyebut penyesuaian terhadap keputusan itu membutuhkan waktu, berkaca dari kebijakan sebelumnya yang menyesuaikan tarif batas bawah.

"Dua minggu-tiga minggu. Kan semua harus sistem tidak mungkin satu-satu. Kalau memang harus cepat saya kerjain cepat. Tetapi tarif batas bawah kan tidak terlalu berpengaruh," kata Pikri.

Simak video terkait respons PHRI terhadap penurunan tiket pesawat di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading