Begini Cara Jokowi Mendengarkan Keluhan Pekerja Indonesia

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
02 May 2019 09:49
Begini Cara Jokowi Mendengarkan Keluhan Pekerja Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Ribuan buruh turun ke jalan untuk merayakan Hari Buruh Internasional (May Day) kemarin, Rabu (01/05/2019). Mereka menuntut perbaikan taraf hidup dari pemerintah melalui kenaikan upah minimum.

Satu hari menjelang peringatan Hari Buruh, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pabrik sepatu PT KMK Global Spors, di Tangerang, Banten, Selasa (30/4/2019).
Foto: Jelang May Day, Presiden dan Menaker Makan Siang Bareng Buruh Pabrik Sepatu (Dok. Humas Kemenaker RI)

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berkesempatan makan siang bersama para buruh perusahaan dengan lauk pauk bersahaja seperti tempe maupun telor.

"Makan siang tadi ada tempe, ada telor, ada sayur. Saya kira ya secara gizi dan nutrisi untuk saya sudah sangat bagus," kata Jokowi.


Di sela-sela makan siang bersama buruh, Jokowi mengaku sempat bertanya-tanya kepada buruh, terutama berapa lama mereka bekerja di perusahaan tersebut.

"Ada yang 15 tahun, 20 tahun, bahkan 23 tahun. Artinya, menurut saya atmosfer lingkungan yang ada di PT KMK ini saya kira memberikan sebuah atmosfer yang baik," katanya.

Tak hanya itu, Jokowi juga membahas mengenai persoalan gaji yang diterima buruh. Buruh di perusahaan ini, mendapatkan gaji sekitar Rp 3,9 juta, dan itu dianggap cukup memberikan kepastian bagi buruh.

Menurut Jokowi, yang paling penting adalah meningkatkan produktivitas melalui rescaling maupun upscaling. Diharapkan, produktivitas para buruh bisa sekaligus meningkatkan pendapatan mereka.

"Kalau yang dihasilkan naik, saya kira yang menggaji, gajinya dinaikkan tak ada masalah," tegasnya.

Foto: Jelang May Day, Presiden dan Menaker Makan Siang Bareng Buruh Pabrik Sepatu (Dok. Humas Kemenaker RI)
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading