Tiket Pesawat Mahal, Banyak yang Hijrah ke Bus Saat Mudik

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
25 April 2019 14:24
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengantisipasi perubahan moda transportasi yang digunakan pemudik dari angkutan udara ke angkutan darat, dalam konteks ini, adalah bus. Kendati tidak disebutkan secara spesifik, perubahan moda itu tak lepas dari harga tiket pesawat yang masih mahal.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi seusai rapat koordinasi persiapan Ramadan dan Lebaran 1440 Hijriah di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

"Kita harus antisipasi ini," ujar Budi.




Bentuk antisipasi itu, menurut dia, adalah peningkatan ramp check atau pemeriksaan kriteria laik jalan untuk bus-bus. Oleh karena itu, Budi menyebut akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Korps Lalu Lintas di seluruh tanah air.

Lebih lanjut, dia mengatakan, Kemenhub memproyeksikan sebanyak 46% masyarakat akan menggunakan jalan tol. Berdasarkan data Kemenhub, sebanyak 18 juta masyarakat dari wilayah Banten, Jabodetabek, dan Bandung Raya, akan mudik.

"Moda kendaraan pribadi akan menjadi pilihan utama. Sepeda motor salah satunya," kata Budi.

Simak video terkait harga tiket pesawat yang mahal dan imbasnya kepada penurunan wisatawan di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading