Ritel asal Malaysia itu tak memperpanjang masa sewanya setelah 15 tahun bekerja sama dengan Plaza Semanggi.
Pengunjung melintas di depan Centro Departemen Store yang telah tutup di Plaza Semanggi, Jakarta, Senin (28/1/2019). Ritel asal Malaysia ini sudah tidak beroperasi sejak 31 Desember 2018 lalu. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ritel asal Malaysia itu tak memperpanjang masa sewanya setelah 15 tahun bekerja sama dengan Plaza Semanggi.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pelly Sianova, Senior Manager Advertising & Promotions PT Tozy Sentosa, mengatakan pihaknya tak memperpanjang sewa karena pengunjung yang turun sehingga perusahaan harus mengambil keputusan untuk menyelamatkan pertumbuhan bisnis. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Menjelang tutup, Centro menawarkan diskon besar-besaran kepada para pengunjung. Tak tanggung-tanggung, potongan harga yang ditawarkan mencapai 70% dan langsung menjadi incaran pecinta diskon. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Iya nih, sudah tidak ada Centro jadi tidak ramai lagi malnya seperti dulu, sepi" ujar Santika, pengunjung Plaza Semanggi saat dijumpai di lokasi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)