Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meresmikan Jembatan Leta Ora Ralan yang menghubungkan Pulau Yamdena dan Pulau Larat, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Maluku, Kamis (10/1/2019). (Dok Kementerian PUPR)
Peresmian dilakukan di atas jembatan yang ditandai dengan penekanan tombol sirine dan dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menkeu Sri Mulyani. (Dok Kementerian PUPR)
Turut hadir dalam peresmian tersebut, Gubernur Maluku Said Assagaff, Bupati Maluku Tenggara Barat Petrus Fatlolon, Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat Agustinus Utuwaly. (Dok Kemenkeu)
Pembangunan Jembatan Leta Ora Ralan yang sebelumnya dikenal dengan nama Jembatan Wear Arafura dibangun oleh Kementerian PUPR Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI. Hal itu merupakan bagian dari Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membangun Indonesia dari pinggiran. (Dok Kementerian PUPR)
Pembangunan Jembatan Leta Ora Ralan dibangun menggunakan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 123,07 miliar. Waktu pelaksanaan sejak Desember 2016 dan selesai pada November 2018 dengan kontraktor PT Nindya Karya (Dok Kementerian PUPR)
Jembatan Leta Ora Ralan memiliki panjang 322,80 meter dan lebar 10 meter. Jenis konstruksi pondasi menggunakan tiang pancang baja 600 mm, sementara bangunan atas menggunakan konstruksi beton pracetak prategang. (Dok Kementerian PUPR)