Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melihat secara langsung stok di Gudang BULOG Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading-Jakarta Utara. Menurut Jokowi stok beras tahun ini berlipat ganda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Presiden juga menyampaikan pesan agar masyarakat yakin bahwa Bulog siap (mengamankan stok). Menurut Jokowi kalau stok sedikit akan banyak spekulan di pasar yang bermain-main dengan harga. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jokowi menambahkan stabilitas (harga) dibutuhkan. Namun keseimbangan harga produksi dan harga pasar harus dijaga oleh Bulog supaya masyarakat tidak menjerit. "Manajemen stok yang sekarang dikerjakan Bulog saat ini terlihat sekali," tukas Kepala Negara. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Dirut Bulog, Budi Waseso menegaskan hingga Juli tidak akan ada impor. Buwas (sapaan akrab Budi Waseso) mengatakan kemarin Menteri Pertanian dan Kepala Bulog yang dibantu Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melakukan koordiansi dan sudah punya peta panen beras di Indonesia. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Hingga Juli ada panen raya. Stok Bulog hingga Desember 2018 sebanyak 2,1 juta ton. Harus ada pembelajaran dalam memgelola stok beras dengan BPS, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Desa, agar semua data riil yang kita butuhkan. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)