Internasional

Trump Tunjuk Mulvaney Jadi Kepala Staf Gedung Putih

News - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
15 December 2018 13:33
Mulvaney merupakan kandidat ketiga yang dinominasikan Trump, setelah dua kandidat sebelumnya mengundurkan diri.
WASHINGTON, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (14/12/2018) menunjuk Mick Mulvaney sebagai kepala staf Gedung Putih secara temporer. Mulvaney merupakan kandidat ketiga yang dinominasikan Trump, setelah dua kandidat sebelumnya mengundurkan diri.

Mulvaney adalah anggota kongres yang sangat konservatif serta mengepalai Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih. Ia akan mengambil alih jabatan tersebut dari John Kelly, seorang pensiunan jenderal Korps Marinir, yang akan mengundurkan diri dari jabatan puncak di West Wing pada awal Januari.

Ia akan menjadi orang ketiga dalam dua tahun kepemimpinan Trump dan dilihat sebagai salah satu pekerjaan yang paling penting di Washington: gatekeeper presiden dituntut untuk menyusun sumber daya kantor dalam melaksanakan prioritas.


Mulvaney akan mengambil kendali pada saat Republik Trump, dilemahkan oleh Demokrat yang memenangkan kendali DPR AS dalam pemilihan bulan lalu. Bergulat dengan penyelidikan terhadap bisnisnya dan kebijakan yang paling kontroversial. Selain itu, Penasihat Khusus Robert Mueller sedang menyelidiki apakah ada kolusi antara tim kampanye pemilu Trump 2016 dan pejabat Rusia.

Beberapa jam sebelum Trump mengumumkan keputusannya di Twitter, mantan Gubernur New Jersey Chris Christie telah ditarik.


Pada Minggu, pilihan pertama Trump, Nick Ayers, telah menolak posisi tersebut. Ayers, seorang ahli strategi Partai Republik dan kepala staf untuk Wakil Presiden Mike Pence, tidak dapat menyetujui persyaratan untuk pekerjaan itu.

Mulvaney, yang menjadi terkenal sebagai pendiri blok voting konservatif House Freedom Caucus, juga telah mencari cara untuk mendapatkan pekerjaan kepala staf.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada wartawan "tidak ada batasan waktu" pada pengangkatannya.

"Ia adalah kepala staf, yang berarti Ia adalah kepala staf. Ia dipilih karena presiden menyukai dia. Mereka akur," kata pejabat itu.

Pengalaman Mulvaney sebagai anggota parlemen adalah faktor utama, kata pejabat itu.

Russ Vought, wakil Mulvaney di kantor anggaran, akan mengisi posisinya saat ini, kata pejabat itu.

Ini bukan pertama kalinya Trump beralih ke Mulvaney dalam keadaan darurat.

November lalu, Ia menamai Mulvaney sebagai kepala sementara Biro Perlindungan Keuangan Konsumen, sebuah agensi yang terkait erat dengan masa jabatan mantan Presiden Barack Obama.

Penunjukan itu diperjuangkan di pengadilan, tetapi Mulvaney menang dan menjalankan agensi sampai awal bulan ini, ketika keputusan resmi Trump dikonfirmasi oleh Senat AS.

Trump telah mempertimbangkan menantu laki-lakinya dan penasihat seniornya, Jared Kushner, dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer sebagai kemungkinan untuk menggantikan Kelly dalam jangka panjang, kata sumber yang akrab dengan situasi tersebut.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading