Chili negara yang kaya mineral, dan negara yang bukan hanya produsen tembaga terbesar di dunia tetapi juga produsen lithium terbesar kedua di dunia.
Ratusan armada bus listrik yang diproduksi dan dikirim dari China diparkir di terminal bus di Santiago, Chile. (Reuters/Rodrigo Garrido)
100 bus listrik pertama yang dikirim dari China menjadi harapan warga Chile untuk merevolusi sistem transportasi umum mereka. (Reuters/Rodrigo Garrido)
Chile adalah negara yang kaya mineral dan bukan hanya produsen tembaga terbesar di dunia tetapi juga produsen lithium terbesar kedua di dunia, komponen kunci dalam baterai kendaraan listrik. Negara ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kendaraan listrik 10 kali lipat di 2022. (Reuters/Rodrigo Garrido)
Pemerintah Chile menginginkan jumlah kendaraan listrik mencapai 40% dari kendaraan pribadi Chile dan 100% transportasi umum di jalan pada tahun 2050. Inisiatif ini menempatkan Chile di garis depan mobilitas bersih di Amerika Latin serta di antara negara-negara berkembang di seluruh dunia. (Reuters/Rodrigo Garrido)
"Chile akan menjadi yang kedua setelah China sebagai negara dengan jumlah bus listrik terbesar di dunia," kata Presiden Sebastian Pinera. (Reuters/Rodrigo Garrido)
Jika armada bus dan taksi yang tersebar di 22 kota Amerika Latin digantikan oleh kendaraan listrik saat ini, pada tahun 2030 hampir US$64 miliar bahan bakar akan dihemat, dan 300 juta ton lebih sedikit dari setara karbondioksida akan dipompa ke udara, menurut sebuah penelitian PBB. (Reuters/Rodrigo Garrido)