May menghadapi kritik keras. Tidak hanya dari dalam partainya sendiri, tetapi juga dari pendukung dan penentang Brexit.
Para pendukung pro dan anti-Brexit mengibarkan bendera dan plakat saat melakukan aksi protes di depan Gedung Parlemen, London, Selasa (4/12/2018). Reuters/Henry Nicholls
Beberapa demonstran pro Brexit memilih untuk melanjutkan “leave” dan negosiasi untuk keluar secara resmi dari Uni Eropa. Reuters/Henry Nicholls
Di sisi lain, kubu anti Brexit menyerukan penolakan mereka terhadap wacana keluarnya Inggris dari UE dan memperingatkan dampak-dampak negatifnya. Reuters/Henry Nicholls
Beberapa warga Inggris pro-Brexit bersorak dan mengangkat poster bertuliskan "We Vote Leave". Reuters/Henry Nicholls
Aksi antara kubu pendukung dan penentang Brexit itu ramai lantaran kedua kelompok saling mengemukakan argumen. Reuters/Henry Nicholls