Pelindo I Raih Fasilitas Utang Rp 1,7 T

News - Ranny Virginia Utami, CNBC Indonesia
19 November 2018 12:55
Fasilitas pendanaan berasal dari BRI, BNI dan Mandiri.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Tbk menandatangani perjanjian kredit sindikasi untuk pengembangan pelabuhan senilai total Rp 1,7 triliun.

Kredit ini merupakan kredit gabungan yang ditujukan tak hanya untuk Pelindo I, tetapi juga anak perusahaannya, yaitu PT Prima Multi Terminal.

Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana mengatakan perjanjian kredit sindikasi yang diterima untuk Pelindo I adalah sebesar Rp 1,3 triliun. Perjanjian kredit ini merupakan kerja sama lanjutan antara Pelindo I dan tiga bank, yaitu Bank BRI, Bank BNI dan Bank Mandiri.


"Memang kami punya kerja sama dengan 3 bank sindikasi ini untuk tiap tahun Pelindo I bisa menarik fasilitas kredit. Kenapa tidak sekaligus, karena kami ingin sekali tarik pinjaman itu bisa langsung diserap ke proyek-proyek yang dikerjakan," kata Bambang di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (19/11/2018).


Lebih lanjut Bambang menjelaskan, pendanaan kredit ini akan dimanfaatkan untuk pembelian sejumlah alat baru dan penguatan dermaga, termasuk penataan sejumlah pelabuhan seperti di Belawan, Perawang, Dumai, Sei Kolak Kijang dan Malahayati.

Sementara untuk pendanaan khusus bagi PT Prima Multi Terminal yang bekerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur senilai Rp 400 miliar, Bambang mengaku akan ditujukan untuk biaya pembangunan lanjutan pelabuhan Kuala Tanjung.


"Untuk anak perusahaan ini ditujukan untuk pengembangan di pelabuhan Kuala Tanjung yang secara total kemarin membutuhkan Rp 4 triliun dan sekarang proses pembangunan sudah 99,5% jadi Rp 400 miliar ini untuk pelunasan alat-alat," kata Bambang
(ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading