Video

'Obat Kuat' Rupiah A la BI

News - CNBC Indonesia TV & Bryan Dandy Saputra, CNBC Indonesia
15 November 2018 20:09
Jakarta, CNBC Indonesia- Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 6%. Secara year to date, rupiah sudah terdepresiasi 8,6%.

Namun BI sudah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang akan menjadi obat kuat bagi mata uang Garuda, di antaranya domestic nondelivery forward, dan kini dengan menerbitkan aturan baru terkait transaksi derivatif suku bunga rupiah.

Menurut Kepala Ekonom BCA David Sumual, sejumlah langkah ini dinilai baik oleh para pelaku pasar. Di skenario BI, pemerintah juga harus menciptakan iklim yang kondusif dan menarik, untuk mendongkrak minat investasi.

Simak selengkapnya dalam dialog kami bersama David Sumual dalam video berikut ini.
Video Lainnya
    spinner loading