Angkasa Training Center (ATC), pusat pelatihan milik Lion Grup, dulunya bernama Lion Air Training Center.
Pilot Lion Air Group meninggalkan simulator pesawat setelah sesi latihan rutin di Pusat Pelatihan Angkasa di kawasan Jakarta. (Reuters/Willy Kurniawan)
Saat ini di Angkasa Training Center (ATC), pusat pelatihan milik Lion Grup yang dulunya bernama Lion Air Training Center, terdapat 6 alat simulator yang terdiri dari 1 simulator ATR72-500, 1 Airbus A320, dan 4 Boeing 737-900ER. Reuters/Willy Kurniawan
Berada di dalam simulator itu sama seperti mengendarai pesawat sungguhan. Reuters/Willy KurniawanÂ
Calon pilot yang mengikuti pelatihan untuk bisa mengendarai pesawat Boeing membutuhkan waktu 141-156 hari. Tak semua calon pilot Lion Air dipastikan lulus tes. (CNBC Indonesia/Willy Kurniawan) Â
Selain calon pilot, pilot yang sudah rutin terbang juga harus mengikuti materi refreshment setiap enam bulan sekali. Reuters/Willy Kurniawan
Meski ada kecelakaan Lion Air JT 610 beberapa pekan lalu, sebenarnya Lion Air Group tidak mau main-main dengan keselamatan penumpang. Oleh karena itu, mereka mengadakan pelatihan kepada para calon pilot dengan alat simulator berstandar internasional. Reuters/Willy Kurniawan